PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan di flyover Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil menyusul rentetan kecelakaan fatal yang melibatkan pengendara sepeda motor di lokasi tersebut.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji penambahan fasilitas keselamatan jalan untuk meminimalisir risiko kecelakaan tunggal yang kerap terjadi.
“Kami akan segera melakukan evaluasi di lapangan. Jika hasil kajian menunjukkan kebutuhan tambahan, kami akan memasang rambu-rambu lalu lintas baru atau penanda tikungan yang lebih jelas guna meningkatkan kewaspadaan pengendara,” ujar Masykur di Pekanbaru, Rabu (4/3/2026).
Masykur juga memberikan imbauan khusus kepada pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, agar lebih mawas diri saat melintasi struktur jalan layang tersebut.
“Kami meminta masyarakat untuk menjaga kecepatan dan tidak mengebut. Faktor kecepatan dan kewaspadaan sangat krusial, terutama saat melintasi tikungan di atas flyover,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat kecelakaan di flyover yang beroperasi sejak 2019 ini kembali menjadi sorotan setelah seorang pengendara motor wanita tewas terjatuh dari jalan layang tersebut pada Jumat (27/2) lalu. Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden serupa yang sebelumnya juga terjadi pada Desember 2021 dan April 2025.
Tercatat, sejak 2019 hingga awal 2026, sedikitnya terdapat tiga kecelakaan menonjol di titik yang sama yang mengakibatkan korban jiwa maupun luka berat.
Evaluasi dari Dishub ini diharapkan tidak hanya menyasar pada penambahan infrastruktur fisik seperti rambu, namun juga sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menjamin keselamatan transportasi publik di Kota Bertuah.
Laporan : Al
Editor : Toro










Tidak ada Respon