Pimpin Apel Gabungan, Wali Kota Batam Instruksikan OPD Genjot Realisasi Anggaran di Atas 50 Persen

Meni
Pimpin Apel Gabungan, Wali Kota Batam Instruksikan OPD Genjot Realisasi Anggaran di Atas 50 Persen
Wali Kota Batam Amsakar Achmad (tengah) berjalan bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra (kanan) dan Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah (kiri) usai memimpin Apel Gabungan Pegawai Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (3/8). (Foto: Dok. Istimewa)
A-AA+A++

BATAM, LINTASPENA.COM – Dataran Engku Putri, Batam Centre, mendadak menjadi pusat konsolidasi birokrasi Pemerintahan Kota Batam pada Senin (3/8/2026). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul dalam Apel Gabungan Pegawai Pemko Batam untuk menyamakan langkah memasuki paruh kedua tahun anggaran berjalan.

Apel strategis ini tidak sekadar menjadi ajang rutinitas bulanan, melainkan momentum penting evaluasi program kerja di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Momentum ini digunakan untuk menakar efektivitas serapan anggaran di seluruh sektor pelayanan.

Barisan pimpinan tertinggi Pemko Batam tampak lengkap mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Firmansyah, hingga seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Membuka arahannya di hadapan ribuan peserta apel, Amsakar Achmad langsung mengambil posisi tegas terkait percepatan realisasi program prioritas pembangunan. Mengingat kalender administrasi telah menginjak bulan Agustus, ia menuntut setiap pimpinan OPD untuk segera melakukan introspeksi dan evaluasi menyeluruh.

Bagi Amsakar, roda pembangunan daerah tidak boleh berjalan lamban. Setiap rupiah anggaran yang dialokasikan di dalam APBD murni harus segera menjelma menjadi program nyata yang manfaatnya dapat langsung menyentuh hajat hidup masyarakat luas.

“Ini sudah memasuki bulan kedelapan. Saya berharap seluruh pimpinan OPD benar-benar mengevaluasi kegiatan di lingkungan masing-masing. Idealnya, capaian realisasi program sudah berada di atas 50 persen,” ungkap Amsakar dengan nada instruktif.

Meski memberikan catatan evaluasi yang cukup ketat, Amsakar tetap memberikan apresiasi tinggi atas rapor positif kinerja Pemko Batam selama Semester I Tahun 2026. Kontribusi aktif dari perangkat daerah penghasil diakui berhasil menjaga stabilitas fiskal daerah.

Namun, ia mengingatkan agar jajaran aparatur tidak terlena dalam zona nyaman. Masih ada celah potensi pendapatan daerah yang dinilai belum tergali secara maksimal, terutama pada tata kelola retribusi parkir dan retribusi persampahan di lapangan.

Dua sektor retribusi tersebut dipatok menjadi atensi khusus dalam sisa tahun anggaran ini. Pemko Batam berkomitmen menekan kebocoran anggaran agar pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa digenjot secara lebih optimal demi kemandirian fiskal.

Transformasi birokrasi menjadi salah satu benang merah yang ditekankan oleh Amsakar dalam pidatonya. Ia menyadari bahwa kemajuan infrastruktur Kota Batam yang pesat sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur di dalamnya.

Oleh karena itu, ia menolak keras budaya kerja birokrasi yang lamban, kaku, dan sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Menurutnya, output pembangunan yang luar biasa hanya bisa lahir dari proses dan etos kerja yang luar biasa pula.

“Tak akan pernah kita bisa menghasilkan sesuatu yang hebat kalau cara kerja kita masih alakadarnya. Kalau ingin menghasilkan capaian yang hebat, maka budaya kerja kita juga harus hebat,” tegas Wali Kota di hadapan para ASN.

Selain menuntut profesionalisme, Amsakar juga menyoroti tantangan era digital di mana setiap gerak-gerik aparatur negara berada di bawah sorotan tajam publik. Ia mengingatkan para pegawai agar senantiasa menjaga muruah, integritas, dan nama baik institusi.

Ia juga menambahkan bahwa indikator sejati dari suksesnya sebuah kebijakan adalah senyum kepuasan masyarakat yang menerima pelayanan cepat, ramah, dan solutif. Keberhasilan program tidak melulu diukur dari seberapa besar angka penyerapan anggaran di atas kertas.

Suasana apel gabungan yang sarat instruksi tersebut kemudian ditutup dengan nuansa kehangatan. Wali Kota Amsakar Achmad secara khusus menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah ASN Pemko Batam yang resmi memasuki masa purna bakti per 1 Agustus 2026. (Adv/Darman)

Pos Terkait

Read Also

Prioritaskan Banjir dan Bus Sekolah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad Ajukan Tambahan Anggaran Belanja Modal

BATAM, LINTASPENA.COM – Pemerintah Kota Batam menyiapkan tambahan...

Wali Kota Batam Tegaskan Pencegahan Kekerasan Anak Harus Jadi Gerakan Bersama

BATAM, LINTASPENA.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,...

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *