PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, resmi mengukuhkan sebanyak 202 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) terpilih se-Kecamatan Tenayan Raya. Prosesi pelantikan massal tersebut berlangsung dengan khidmat pada Minggu sore.
Halaman Kantor Kecamatan Tenayan Raya yang berlokasi di Jalan Budi Luhur dipilih menjadi pusat pelaksanaan acara. Berdasarkan data panitia, pejabat akar rumput yang dilantik terdiri dari 161 Ketua RT serta 41 Ketua RW.
Momen ini terasa semakin lengkap karena disatukan dengan agenda pelantikan organisasi perempuan tingkat kelurahan. Pada kesempatan yang sama, turut dikukuhkan kepengurusan Dasawisma se-Kecamatan Tenayan Raya demi memperkuat program pemberdayaan keluarga.
Prosesi pengukuhan kader Dasawisma tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pekanbaru, Hj. Sulastri Agung. Kehadirannya memberikan motivasi tambahan bagi para kader yang akan bertugas di lingkungan warga.
Dalam amanatnya, Wali Kota Pekanbaru mengajak seluruh instrumen lingkungan yang baru dilantik untuk bergerak bersama. Ia menekankan pentingnya peran aktif RT dan RW dalam menyukseskan berbagai program strategis pembangunan yang diusung pemerintah kota.
Pihak pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran panitia pemilihan di tingkat warga. Kinerja panitia dinilai sukses karena mampu menyelenggarakan seluruh tahapan pesta demokrasi tingkat lokal ini hingga hari pengukuhan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan rangkaian pemilihan hingga dilakukan pengukuhan ketua RT dan RW terpilih pada hari ini,” kata Wali Kota Agung Nugroho dalam sambutannya.
Ke depan, Ketua RT dan RW dituntut mampu memfungsikan diri sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka diharapkan tanggap dalam menyerap serta menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan riil di lingkungan masing-masing.
Guna memperkuat kapasitas kerja tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru telah merancang program pembekalan khusus. Pemerintah daerah bahkan sudah menentukan dua opsi lokasi strategis untuk pelaksanaan kegiatan orientasi lapangan atau retreat.
“RT-RW akan melaksanakan retreat. Ada dua pilihan lokasi, satu di kompleks perkantoran wali kota di Tenayan Raya, dan satu lagi di kawasan wisata Danau Bandar Kayangan,” pungkas Agung terkait agenda penyelarasan visi satu malam tersebut. (Dz)











Tidak ada Respon