PEKANBARU, Lintaspena.com – Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., memberikan motivasi khusus untuk membakar semangat para pelajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 22 Pekanbaru. Ia meminta para siswa memiliki mental baja dan tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.
Pesan penuh motivasi tersebut disampaikan langsung oleh Agung Nugroho di hadapan ratusan peserta didik saat memimpin upacara bendera hari pertama masuk sekolah setelah berakhirnya masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, proses dalam meraih impian tidak selalu berjalan mulus dan pasti akan diuji oleh berbagai rintangan. Oleh karena itu, diperlukan sikap mental yang kuat serta keberanian untuk bangkit kembali saat menghadapi kegagalan.
“Insyaallah, orang yang berniat baik, cita-citanya akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” ujar Agung menyemangati para siswa.
Dalam kesempatan emosional tersebut, Agung meminta seluruh murid untuk bangga menuntut ilmu di SMPN 22. Pasalnya, sekolah tersebut telah membuktikan kualitasnya dengan melahirkan alumni yang kini menjadi kepala daerah.
“Jangan pernah merasa sekolah ini kecil, atau mimpi kalian terlalu jauh. Saya sendiri adalah alumni sini, dan hari ini saya berdiri di depan kalian sebagai Wali Kota Pekanbaru,” tegas Agung yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh peserta upacara.
Ia menambahkan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk sukses di masa depan, asalkan konsisten menerapkan nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian bisa menjadi apa saja, asalkan disiplin, rajin berdoa, dan tidak mudah menyerah. Mari kita kejar mimpi-mimpi kita, tetap taat, sayang kepada orang tua, dan rajin beribadah,” ulasnya.
Di akhir amanatnya, Wali Kota Pekanbaru ini menekankan poin krusial mengenai pembentukan karakter dasar pelajar. Ia mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual harus selalu diimbangi dengan moralitas yang baik.
“Yang paling utama adalah adab. Sopan kepada guru, sayang kepada teman, dan berani berbuat baik. Ingat, adab itu posisinya lebih tinggi dan lebih penting daripada ilmu,” pungkas Agung. (Yb)











Tidak ada Respon