BATAM, Lintaspena.com – Strategi Batam dalam memperkuat daya saing ekonomi melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan iklim investasi mendapat perhatian dari DPRD Kota Tangerang Selatan.
Hal tersebut menjadi fokus pembahasan saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan di Ruang Kerja Wali Kota Batam, Jumat, 04/09/2026.
Rombongan DPRD Kota Tangerang Selatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III, Maria Teresa Suhardja. Dalam pertemuan tersebut, Amsakar memaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung perekonomian.
Amsakar menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, penguatan iklim investasi harus didukung oleh kemudahan perizinan, konektivitas yang memadai, dan ketersediaan infrastruktur yang menunjang aktivitas ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari DPRD Tangerang Selatan. Batam terus berbenah untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui integrasi perizinan, pembenahan akses konektivitas, serta penyediaan infrastruktur yang ramah investasi,” ujar Amsakar.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan Batam tidak terlepas dari kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Ia menekankan bahwa optimalisasi potensi daerah menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, menjelaskan bahwa Batam dipilih sebagai lokasi studi komparatif karena dinilai memiliki perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan investasi yang sangat pesat.
Menurut Maria, pengalaman Batam dalam mengembangkan infrastruktur dan menarik investor menjadi referensi penting yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai tata kelola ruang, kemudahan investasi, serta strategi pengembangan ekonomi daerah. Kegiatan ini ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan sinergi antarlembaga pemerintah daerah. (Adv/Dams)












Tidak ada Respon