Pengabdian Mahasiswa KKN UNRI 2022 di Kelurahan Tobekgodang dalam Rangka membantu Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Massal yang diselenggarakan oleh Badan Intelejen Negara

admin
A-AA+A++

Lintaspena.com, Pekanbaru – Setelah kurang lebih dua tahun berada di dalam kondisi pandemi Covid-19, perlahan Indonesia mulai memasuki tahap awal dari endemi. Dalam rangka mengurangi resiko penularan, Vaksinasi Covid-19 sampai saat ini masih terus dilakukan.

Meskipun kasus Covid-19 di Pekanbaru sudah melandai, namun warga tetap harus memproteksi diri dan menjaga imunitas dengan vaksin. Dengan diadakannya Vaksinasi Massal yang dilakukan di sejumlah lokasi tertentu, tentu dapat mempermudah akses bagi warga yang ingin divaksin. Seperti halnya Vaksinasi Massal yang diadakan oleh Badan Intelejen Negara di Kelurahan Tobekgodang yang dilaksanakan pada Minggu, 17 Juli 2022 kemarin.

Baca Juga:Bupati Nias Turut Hadir, Pisah Sambut Kapolres Nias Dari Pejabat Lama dan Pejabat Baru

Tentunya kegiatan ini disambut baik oleh Pihak Kelurahan, “Kegiatan vaksinasi massal yang diadakan oleh BIN sangat membantu dan memudahkan warga Kelurahan Tobekgodang yang ingin divaksin, jadi tidak perlu lagi datang ke Rumah Sakit jika ingin divaksin karena dekat dengan rumah mereka” Kata Bpk.H.Yasir Arafat S.sos selaku Lurah Tobekgodang (17/7/2022).

Kegiatan Vaksinasi yang diadakan di Kelurahan Tobekgodang berjalan dengan lancar dan tak lepas dari bantuan Tim Kukerta Balek Kampung UNRI 2022 dibawah bimbingan Dr. Davit Rahmadan S.H, M.H dan beranggotakan sepuluh orang yang diketuai oleh Siti Haviza. Kepada media ini, ia mengatakan “Dari awal kami melaksanakan Kukerta di Kelurahan Tobekgodang memang sudah diberitahu dan diajak bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk membantu menyukseskan kegiatan Vaksinasi Massal ini, jadi memang sudah dipersiapkan dengan baik oleh Pihak Panitia”.

Lebih lanjut Haviza menambahkan “Tim kami turut membantu dalam pendataan warga untuk melakukan pendaftaran serta menjadi koordinator untuk mengarahkan masyarakat yang ingin di vaksin.” Dari data yang media ini peroleh, terhitung sebanyak 171 orang telah mendaftar dan 136 orang yang sudah divaksin dengan rincian 18 orang ditunda, 15 orang tidak hadir, dan 2 orang dibawah umur, dengan jenis Pfizer dan Sinovac.

Adapun jumlah kuota awal vaksinasi massal yang diadakan Badan Intelejen Negara ini terus meningkat kuota nya dari target awal yang hanya 100 orang sehingga dilakukan penambahan kuota didetik-detik akhir. Antusiasme masyarakat meningkat juga disebabkan salah satunya karena buah tangan yang diberikan oleh pihak penyelenggara berupa minyak goreng bagi masyarakat yang sudah disuntik.

Baca Juga:Wujud Investasi Hijau di Siak, calon Investor harus komit menjaga Lingkungan

Kegiatan Vaksinasi Massal ditutup dengan layanan vaksin yang dilakukan “door to door” terhadap masyarakat prioritas/lansia yang memiliki keterbatasan akses untuk datang ke kelurahan.

Editor: Rey

Pos Terkait

Read Also

Sambut Kedatangan Mahasiswa Kukerta UNRI, Bupati Kasmarni Ajak Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Bupati Bengkalis Kasmarni yang merupakan alumni Jurusan Sosiologi...

Pj Bupati Inhil Ajak Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau Turut Kembangkan Potensi Daerah

Penjabat Bupati Inhil yang mewakili Kepala Dinas Kominfo...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *