PEKANBARU, LintasPena.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara (AU), Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri di Lapangan Andalan, Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan bazar UMKM dan kerajinan tangan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Dalam sambutannya, Markarius menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kota dan TNI AU.
“Selamat HUT ke-80 TNI AU. Kami mengapresiasi bazar pangan ini karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau,” ujar Markarius saat meninjau komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, hingga cabai di lokasi.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari bakti sosial TNI AU. Selain menggandeng DKP dan Perum Bulog untuk penyediaan bahan pokok di bawah harga pasar, pihak Lanud juga menyalurkan bantuan sosial.
“Kami menyalurkan 1.500 paket sembako bantuan dari Bank Indonesia bagi warga kurang mampu di sekitar Lanud. Ini bentuk pengabdian kami untuk meringankan beban warga sekaligus mendukung UMKM lokal,” kata Marsma TNI Abdul Haris.
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP, Dinal Husna, merincikan sejumlah komoditas yang disubsidi dalam GPM ini. DKP menyediakan stok yang cukup besar untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat.
“Kami membawa 2 ton beras SPHP yang dijual Rp59.000 per 5 kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp65.500. Selain itu, tersedia 1 ton Minyakita seharga Rp15.000 per liter,” jelas Dinal.
Komoditas lain yang turut diserbu warga adalah telur ayam seharga Rp50.000 per papan (harga pasar Rp56.000) serta beras premium Anak Daro yang didatangkan langsung dari mitra penggilingan dengan harga Rp165.000 per 10 kilogram.
Hesti, salah seorang warga yang hadir, mengaku sangat terbantu dengan perbedaan harga yang signifikan tersebut. “Di pasar harga-harga masih mahal. Di sini saya bisa stok minyak, gula, dan telur dengan harga lebih murah. Harapannya kegiatan ini rutin dilakukan,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, selain bahan pokok, masyarakat juga antusias mengunjungi stan frozen food dan hasil sayur mayur segar yang disediakan oleh kelompok tani binaan.










Tidak ada Respon