PEKANBARU, LintasPena.com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menghadiri rapat finalisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 di Ruang Rapat Medium Kantor DPRD Riau, Selasa (14/4/2026). Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Riau Kaderismanto dan Pansus LKPJ ini bertujuan mempercepat penyusunan rekomendasi atas capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama satu tahun anggaran.
Ketua Pansus LKPJ 2025, Androy Aderianda, menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen evaluasi yang jujur dan transparan.
“Kami berharap LKPJ ini menjadi alat evaluasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan dan pelayanan. Evaluasi ini bertujuan memastikan APBD berdampak nyata bagi masyarakat dan program kerja lebih tepat sasaran,” ujar Androy.
Sementara itu, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menjelaskan bahwa proses finalisasi ini merupakan momen untuk menelaah program tahun 2025 secara objektif. Ia mengungkapkan ada dua poin utama yang menjadi penekanan dan akan disampaikan secara resmi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) pada 20 April mendatang.
“Ada dua hal yang menjadi penegasan: pertama, pembenahan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kedua, mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagaimana yang dicetuskan Plt Gubernur Riau,” kata Syahrial.
Terkait optimalisasi PAD, Syahrial menyebut seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah bersepakat melakukan pembenahan sistemik. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah penguatan integritas di sektor pelayanan publik mendasar, seperti di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat.
“Kemarin seluruh petugas Bapenda maupun kepolisian yang memegang akun-akun verifikasi sudah dikumpulkan. Semua berkomitmen dan menandatangani kesepakatan bahwa ke depan tidak ada lagi yang bermain-main dalam pelayanan publik,” tegasnya.
Menutup arahannya, Syahrial Abdi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dan menjaga kualitas evaluasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.








Tidak ada Respon