Tim Expos Jalan Alternatif Angkutan Batu Bara Indragiri Hulu Akan Audensi Bersama Gubernur Riau

admin
A-AA+A++

INDRAGIRI HULU, LINTASPENA.COM – Ketua tim expos jalan alternatif angkutan batu bara Kabupaten Inhu, Arifuddin Ahalik mengatakan dalam waktu dekat akan audensi ke Gubernur Riau, namun sebelum melakukan audensi tersebut awalnya menyampaikan surat ke Gubernur Riau.

Tim expos jalan alternatif angkutan batu bara sudah terbentuk dari tokoh masyarakat Inhu disaat diskusi dua hari yang lalu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pengusaha Inhu Mastur alias Asun, ada sejumlah hasil diskusi itu salah satunya  pembentukan tim expos jalan alternatif angkutan batu bara, selaku Wakli Ketua, Zaharman Kas dan Hatta Munir, Sekeretaris, Seno Harto, wakil Sekeretaris Gunawan ujarnya kepada wartawn Senin (3/7/2023) malam.

Dikatakan, audensi itu nanti memberikan expos pemaparan dan usulan terkait jalan alternatif angkutan tambang batu bara karena sesuai aturan pihak perusahaan tambang batu bara harus membuat jalan sendiri.

Mudah mudahan usulan itu nantinya disikapi oleh Gubernur, dimana sampai saat ini masyarakat dengan pihak pengusaha tambang batu bara masih terjadi konflik akibat angkutan batu bara menggunakan jalan umum atau jalan provinsi yang menyebabkan dampak positif bagi masyarakat baik itu kenyamanan dan sudah banyak korban jiwa.

Jika jalan alternatif terjadi pembangunanya tidak menggunakan APBD Provinsi dan APBD Inhu, tapi anggaran pembangunan jalan alternatif dari pihak perusahaan tambang batu bara sendiri karena pihak investor sangat mendukung jalan alternatif tersebut kata Arifuddin Ahalik.

Pengusaha Inhu yang juga sebagai ketua Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Inhu, Mastor alias Asun mengatakan diskusi Publik tersebut, diharapkan melahirkan beberapa rekomendasi terkait dengan upaya untuk pembukaan jalur transportasi alternatif dari Tambang Kecamatan Peranap PT Samantaka sampai Lokasi pelabuhan di Kecamatan Kuala Cinaku.

Kita sudah melakukan rekap jalan alternatif  mulai  dari PT Samantaka, PT BBSI, Talang Bersemi, Sei Enok, Durian Cacar, Timbangan DU, Sei Jirak, SMP DK 1, Bandar Padang, Pangkalan Kasai, PT KAT hingga ke pelabuhan Kuala Cenaku.

Total jarak tempuh jalan allternatif ada dua alternatif yakni alternatif pertama sepanjang lebih kurang 128,94 KM, sedangkan alternatif 2 lebih kurang 142,83 KM melalui jalan milik perusahaan PT BBSI 9.73 KM, jalan milik kelompok tani 12,23 KM, panjang jalan kebun masyarakat 10 KM  dan melalui jalan milik PT Mega 24,06 KM.

Sedangkan jalan alternatif 1 jarak tempuh 128, 94 KM dari pelabuhan ke PT KAT – Kebun Duta Palma Estate 49,79 KM, PT KAT ke Kebun PT Duta Palma Estate Pangkalan Kasai 9, 68 KM,  Pangkalan Kasai – Bandar  Padang – Jalan Lintas Selatan 2,7 KM.

“Kemudian, melalui   Bandar  Padang – Jalan Lintas  Timur – SMP DK 1(B Lipai) 13, 34 KM, SMP DK 1- Sai Jirak 6,14 KM,  Sei Jirak – Timbangan DU (K Tani) 3,28 KM, dan melalui  Timbangan DU- (K Tani) – Durian Cacar 6,59 KM,Durian Cacar – Sei Ekok (Dusun Mayang Mayang) 5,64 KM, Sei Ekok – Tl Bersemi (Embung) 22,07 KM, Tl Bersemi (Embung) – PT BBSI (Estate Peranap) hingga ke PT Samantaka 9,73 KM,” ungkapnya. (Ali)

Pos Terkait

Read Also

Operasi Senyap, Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK

Pekanbaru, Lintaspena.com – Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring...

Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Rohul Teken MoU Bersama BPS di Balai Serindit Pekanbaru

Pemkab Rohul bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Rokan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *