NIAS SELATAN, LINTASPENA.COM – Kasus tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur kembali menghebohkan sosial media. Pencabulan tersebut terungkap dan diketahui selasa tanggal, 01 Maret 2022 sekira Pukul, 14.30 Wib.di Desa Silimabanua Umbunasi, Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin. (07/03/22).

Pelecehan dan pencabulan terhadap Anak di bawah umur tersebut telah dilaporkan di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT ) Polsek Gomo Tanggal, (03 – Maret -22), dan diduga pelakunya ada dua orang berinisial, YZ. dan YH., keduanya beralamat di Desa Simabanua Umbunasi, Kec
Idanotae, sesuai dengan Nomor laporan Polisi : LP/ B / 79/ III /2022 / SPKT / Polsek Gomo, Polres Nias, An. Pelapor, Bezisökhi Ndruru ( Org tua Korban ).

Kemudian, sesuai informasi yang di dapatkan awak media ini ketika menghubungi Nomor telepon seluler milik AN.(korban) ia menjelaskan, dirinya telah di panggil pihak Penyidik Polres Nias Selatan bersama dengan pelapor Bezisokhi Ndruru ( orang tua korban) untuk di mintai keterangan di ruang penyidik Polres Nias Selatan.

“Ia benar kami telah di panggil di Polres Nias Selatan dan telah di mintai keterangan, dan terus saya dengar dari pihak penyidik pelakunya sudah mengaku dan di Tahan di Polres Nias Selatan”, Jelasnya AN. kepada awak media ini.

Kemudian, melalui alat telekomunikasi Telepon Seluler Miliknya, Ketum DPD LSM Nawacita, Yason Giawa, S.H., Menghubungin awak media ini dan ia katakan;

” Sangat Prihatin dengan keadaan saat ini di Daerah kita Kepulauan Nias, baru baru ini beberapa kasus kekerasan pelecehan dan Pencabulan terhadap anak dibawah umur sedang marak dan sering terjadi, termasuk Kasus Pencabulan terhadap AN. yang saat ini saya dengar pelakunya telah di proses dan di Tahan di Polres Nias Selatan”, ungkap Yason Giawa, S.H.,

“Saya Apresiasi dan Mendukung Pihak Penegak Hukum dalam hal ini ( Polres Nias Selatan ) agar  Pelaku Kekerasan Pelecehan dan Pencabulan terhadap Anak di bawah umur di Hukum berat, dan kalau boleh di KEBIRI aja, biar pelakunya jera dan menjadi pemelajaran buat orang lain”, ujarnya tegas.

Lanjutnya lagi, saya dengar, oknum yang diduga pelaku Pencabulan terhadap korban (AN) bekerja sebagai Perangkat Desa. Manusia seperti ini tak perlu di kasih hati, dan apa bila terbukti perbuatan tersebut, kita mendesak Pemkab Nias Selatan menindak dan sekaligus memecat oknum perangkat Desa Silimabanua Umbunasi, Kec. Idanotae, Kab. Nias Selatan.

Lebih lanjut,  seharusnya mereka ini sebagai contoh ditengah tengah masyarakat, bukan malah menjadi ” PREDATOR ” perbuatan mereka ini sungguh luar biasa, tegasnya Yason Giawa, SH.

Atas kejadian kasus Pelecehan dan Pencabulan tersebut, kita mendukung dan mendesak pihak Penyidik Polres Nias Selatan untuk lebih serius mengusut tuntas kasus pencabulan ini, mengingat korbanya masih anak anak (dibawah umur), dan apabila kasus ini telah memenuhi proses serta prosedur Hukum, pelakunya harus di proses sesuai Hukum dan UU yang berlaku di NKRI.

“Kita mendorong dan berharap agar kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini tetap diproses sampai ke Pengadilan dan tidak ada kata kompromi/ damai kecuali dengan jalani proses Hukum, oknum pelaku harus di Adili dan di seret didepan Hukum, sesuai Pasal Pidana Pelecehan dan Pencabulan”, Harap Ketum DPP LSM Nawacita, Yason Giawa, S.H.,

Yah,, pesan saya terakhir, agar pihak keluarga dari Bapak Bezisokhi Ndruru dan semua pihak keluarga korban, jangan ada berbuat keributan yang melawan Hukum. Mari kita menghargai dan ikuti Proses dan Prosedur Hukum selanjutnya dan mari kita serahkan kepada Pihak Penegak Hukum. ucap Ketum DPP LSM Nawacita, Bapak Yason Giawa, S.H., (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *