KABUPATEN NIAS, LINTASPENA.COM – Sejumlah Orangtua siswa mendatagi Kantor SMP Negeri 3 Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Sumatra Utara (Sumut) mereka mengeluhkan atas Ijazah kelulusan anak mereka tak kunjung di keluarkan oleh pihak sekolah sampai saat ini.

Kedatangan sejumlah orangtua siswa tersebut untuk bertujuan untuk mempertanyakan kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak sekolah terhadap ijazah siswa-siswi mereka. Hal ini disampaikan orangtua siswa berinisial BL diminta segera terbitkan Ijazah anak kami. Senin (07/03/2022).

“Anak kami telah lulus pada tahun 2021 di SMP Negeri 3 Hiliserangkai dan sampai saat ini belum mendapat ijazah asli dari pihak sekolah. Padahal, seharusnya ijazah sebagai bukti fisik tersebut akan dipakai dengan cara difoto copy untuk administrasi masuk ke jenjang sekolah berikutnya, “paparnya.

Dikatakan BL, Kegiatan Kunjungan mereka dan disambut baik beberapa tenaga guru pendidik. Sementara, Plh Kepala sekolah dan Wakil Kepala sekolah belum hadir dilokasi atau belum disekokah.

Tapi anehnya, seorang guru berinisial SL saat dihubungi Plh Kepala sekolah melalui telepon dengan menyuruh kami orang tua siswa datang sama orang Nyonya Almarhum (Istri kepala sekolah) untuk mempertanyakan.

“Saya secara pribadi tidak terima solusi dari pihak Plh Kepala sekolah itu karena anak kami bukan di situ tamat tetapi anak kami lulus di SMP Negeri 3 Hiliserangkai sehingga disitulah kami berurusan, “terangnya.

Menurutnya, Ijazah siswa yang belum dikeluarkan pihak sekolah ini menuai berbagai versi dan tanda tanya karena mereka hanya masyarakat awam tidak ngerti apa-apa. Sebab, permasalahan ijazah itu mempengaruhi masa depan anak mereka. Apalagi, ijazah adalah hak siswa yang telah lulus dan harus diberikan.

“Kami sebagai orangtua siswa mendesak pihak dinas pendidikan kabupaten Nias untuk menelusuri persoalan ini, biar di masyarakat tidak berasumsi negatif dan tidak timbul kecurigaan dan dugaan disengaja di tahan pihak sekolah, “ tutup BL dengan Sikap Resah.

Plh Kepala SMP Negeri 3 Hiliserangkai, Peringatan Gea mengatakan bahwa sejumlah ijazah siswa yang tamat atau lulusan pada tahun 2021 itu berdalih ditangan almarhum Inforliaman zamasi atau Kepala sekolah lama.

“Izajah itu bukan sama saya dan juga tidak ada disekolah tetapi di tangan inforliaman zamasi ada pak, “Ungkapnya.

Dikatakannya, Persoalan ini sudah pernah disampaikan di pihak Dinas Pendidikan Kabupaten tentang ijazah tersebut dan sampai saat ini masih belum ada solusi dan jawaban.

“Kita tunggu informasi dari dinas pendidikan karena sudah saya sampaikan tentang ijazah anak kita yang tamat tahun 2021, “Singkatnya.
(Ar. Mendrofa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *