JAKARTA, LINTASPENA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sekitar 60 persen pemudik belum kembali ke Jabodetabek hingga Sabtu (7/5) malam.

Budi mengatakan puncak arus balik telah terjadi sejak Kamis (5/4). Namun, baru sekitar 40 persen kendaraan yang kembali ke Jabodetabek.

Puncak mudik sebenarnya mulai terjadi pada Kamis ditandai dengan Korlantas memajukan one way, namun melihat data semalam 60 persen belum balik,” ucap Budi kepada media, dikutip Minggu (8/5).

Baca Juga :

Tim Opsnal Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru, Berhasil Mengamankan Pelaku Maling Spesialis Rumah Kosong

Menurut Budi, pemudik yang belum kembali ke Jabodetabek cukup banyak. Ia mengimbau pemudik kembali setelah 8 Mei 2022 agar tak terjadi kepadatan lalu lintas.

“Hari ini adalah puncak, akhir dari masa libur. Jumlah (pemudik yang belum kembali) sangat besar, mengkhawatirkan,” tutur Budi.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, pemerintah telah mengizinkan anak sekolah belajar daring sampai 12 Mei 2022. Selain itu, pemerintah juga mengimbau perusahaan memberikan cuti tambahan kepada karyawan.

Baca Juga :

Setelah Dikumpulkan, Mobil Dinas Pemprov Riau Akan Dibagi Setelah Apel Pagi

“Kami sepakat meng-campaign anjuran presiden untuk (kembali dari) mudik setelah 8 Mei 2022,” jelas Budi.

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat baru 815 ribu kendaraan yang kembali ke Jabodetabek pada Sabtu (7/5). Manajemen memprediksi 269.444 kendaraan kembali ke Jabodetabek hari ini.

Secara total, perusahaan mengatakan terdapat 2 juta kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek pada 22 April-2 Mei 2022. Namun, 60 persen atau 1,2 juta kendaraan belum kembali ke Jabodetabek hingga Sabtu (7/5).

Source: CNN Indonesia

(VLH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *