Ragam Budaya Nias Warnai Pengukuhan DPC PKNR Pulau Rupat, Siap Rangkul Warga hingga Pelosok Perkebunan

Meni
Ragam Budaya Nias Warnai Pengukuhan DPC PKNR Pulau Rupat, Siap Rangkul Warga hingga Pelosok Perkebunan
Ketua DPC PKNR Pulau Rupat, Markus Nazara, saat menyampaikan sambutan usai dilantik, Sabtu (20/6). (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

BENGKALIS, LintasPena.com – Ratusan warga memadati lokasi pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, masa bakti 2026–2031 pada Sabtu (20/6/2026) sore. Acara ini menjadi babak baru bagi warga perantauan Nias untuk memperkuat solidaritas sosial dan sinergi pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum DPP PKNR, Herman Zai, mewakili Ketua Umum Alius Gulo, serta didampingi Ketua DPD PKNR Kabupaten Bengkalis, Ikhtiarman Zendrato, S.Pd. Dalam prosesi tersebut, Markus Nazara resmi dilantik sebagai Ketua DPC PKNR Pulau Rupat beserta jajaran pengurus baru.

Pembentukan DPC PKNR Pulau Rupat ini mengemban misi khusus. Organisasi berkomitmen untuk menjangkau dan menghimpun warga Nias yang tersebar di wilayah perkebunan serta daerah terpencil di Riau yang selama ini memiliki keterbatasan akses kegiatan kemasyarakatan. Saat di mintain keterangannya wartawan lintas pena.com, Rabu, (24/06)

Herman Zai dalam arahannya meminta pengurus baru bergerak cepat agar organisasi memberikan manfaat nyata. “PKNR harus menjadi sarana komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, organisasi lain, dunia usaha, hingga pemerintah daerah,” ujarnya.

Ketua DPC PKNR Pulau Rupat, Markus Nazara, menegaskan bahwa kepengurusannya akan berjalan secara inklusif dan aktif. Ia mengimbau seluruh warga Nias di Pulau Rupat, khususnya pekerja perkebunan, untuk mengedepankan kebersamaan tanpa memandang suku, ras, atau agama.

“Semangat gotong royong adalah modal utama kita. Mari bergandengan tangan dengan pemerintah dan masyarakat dari berbagai suku lainnya demi menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan harmonis,” ajak Markus.

Apresiasi besar juga datang dari Camat Rupat, Hariadi, S.Sos., M.Si., yang hadir sekaligus bertindak sebagai Pembina DPC PKNR Pulau Rupat. Pihak kecamatan menyambut baik eksistensi PKNR sebagai mitra strategis dalam merawat kerukunan di tengah kemajemukan Bengkalis.

“Kami berharap PKNR menjadi wadah pemersatu, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta ikut menyukseskan program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” tutur Hariadi.

Acara penutup berlangsung semarak dengan penampilan ragam tarian tradisional dan prosesi adat leluhur khas Nias. Melalui pengurus baru ini, PKNR Pulau Rupat diharapkan mampu memberikan kontribusi positif yang luas bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau. (Ns/red)