Dusun Semampir Akhiri Giat Sosialisasi IPWK Oleh Anggota DPRD Lamsel Sadide Periode Juli 2023

admin
A-AA+A++

Lintaspena.com, Lamsel – Minggu malam (23/7/2023) di Dusun Semampir RT 02 RW 13 Desa Bakauheni, tempat terakhir Anggota DPRD Lampung Selatan (Lamsel) Sadide melaksanakan sosialisasikan pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IPWK) guna memperkuat rasa persatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama di Lampung Selatan di bulan Juli 2023.

Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tersebut kepada masyarakat Dusun Semampir yang diselenggarakan dikediaman Bapak H. Abdulloh atau Ibu Hj. Ita Yulita di lingkungan Dusun Semampir, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Dihadiri oleh Ketua RT dan Kadus setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para undangan.

Kegiatan resmi oleh setiap anggota dewan dalam setiap bulan dilaksanakan di luar jam kantor tersebut digabungkan dengan tasyakuran atas kepulangan Ibu Hj. Ita Yulita dari naik haji. Kegiatan dimulai pukul 20.39 WIB.

Anggota DPRD Lampung Selatan, Sadide mengenakan jubah putih dan songkok hitam, menerangkan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang tersebut penting terlebih bagi generasi muda bangsa seperti generasi milenial atau masyarakat pada umumnya agar paham tujuan bernegara serta bisa mengamalkan di kehidupan sehari-hari.

“Jika masyarakat sudah berkesadaran dan kita semua adalah satu kesatuan meskipun berbeda warna, bahasa, keyakinan tetapi terbingkai dalam kebhinekaan ,” ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan Lampung Selatan 3 yang saat ini kembali maju di tingkat I DPRD Provinsi Lampung.

Pasalnya menurut Sadide dan mantan Kepala Desa Bakauheni periode tahun 2010-2016 itu, generasi muda rentan terhadap paham-paham asing seperti radikal karena informasi yang simpang-siur yang mereka peroleh lewat telepon seluler.

“Oleh karena itu, dengan hadir perwakilan masyarakat yang datang di kegiatan Sosialisasi IPWK ini, bisa mencermati dengan baik dan menjadi perwakilan di dusun masing-masing dan bisa menceritakan garis-garis besarnya serta ikut mensosialisasikan ideologi Pancasila terhadap warga kita dengan tujuan hidup yang rukun antar umat beragama, aman, toleransi dan menjadi warga negara yang baik,” pesan Sadide.

Sementara Dawar Yunus, S.H.,M.H sebagai narasumber menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap generasi muda dengan memahami benar-benar empat pilar dalam berbangsa dan bernegara.

Empat pilar kebangsaan tersebut yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut dia, paham radikal saat ini sudah mulai menyusupi segala lini masyarakat, karena masuknya bisa melalui pemahaman agama yang kurang tepat oleh sebagian pemuka agama sehingga dapat berkembang pesat dan cepat di Indonesia,

“Oleh sebab itu masyarakat dan generasi muda sekarang harus melek menggunakan akal sehat untuk memilih informasi yang masuk, agar terhindar dari pemahaman yang salah, baik radikal maupun liberal dan lainnya yang bertentangan Ideologi Pancasila, tambah Dawar Yunus.

Narasumber Dawar Yunus menambahkan, agar generasi muda selalu menerapkan dan memahami serta menjelaskan pentingnya ilmu ilmu pengamalan butir-butir Pancasila dan Wasbang kepada generasi muda lain.

Sebab menurut aktivis sosial lingkungan dan kemanusiaan tersebut, jika penerapannya tidak mulai sejak dini dikhawatirkan ke depannya para penerus bangsa kurang mengerti dasar negara Indonesia yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman.

“Pancasila istimewa karena hanya kita yang punya, sehingga harus kita banggakan. Kalau enggak ada jalan tengah Pancasila mungkin tak ada kerukunan dalam keberagaman seperti sekarang ini,” ujarnya.

“Sebagai pedoman berbangsa, Pancasila sudah final, sehingga bagi kelompok yang menolak hendaknya kembali mengkaji Pancasila dan dilihat aspeknya yang mampu menyatukan berbagai perbedaan,” demikian paparnya. (Mu’min/Alfian)

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *