PASIR PENGARAIAN, LintasPena.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus memperkuat komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan produktif. Salah satu program unggulan yang kini tengah berjalan adalah pembinaan kemandirian melalui budidaya jamur tiram.
Program ini dirancang bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan sebagai bekal konkret bagi para warga binaan agar memiliki daya saing saat kembali ke masyarakat nantinya.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasubsi Giatja, Andi Sarhairi, menjelaskan bahwa para warga binaan diberikan pelatihan komprehensif. Mereka diajarkan mulai dari teknik pembuatan media tanam (baglog), proses perawatan yang teliti, hingga teknik panen untuk menghasilkan jamur tiram kualitas premium.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan praktis yang berguna untuk kehidupan mandiri mereka ke depannya,” ujar Andi. Pasir Pangaraian, Rabu, 22/04/2026.
Pemilihan jamur tiram bukan tanpa alasan. Komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan pasar yang sangat luas. Saat ini, jamur tiram menjadi bahan baku favorit untuk berbagai menu kuliner populer, mulai dari olahan rumahan seperti tumis jamur, camilan jamur crispy, hingga tren kekinian seperti jamur crepes.
Selain aspek teknis budidaya, program ini juga fokus menanamkan jiwa kewirausahaan. Dengan memahami rantai produksi dari hulu ke hilir, warga binaan diharapkan mampu melihat peluang bisnis dan membuka lapangan kerja mandiri setelah bebas.
“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya reintegrasi sosial. Kami ingin mewujudkan warga binaan yang produktif dan berdaya saing, sejalan dengan visi pemasyarakatan yang inovatif,” tambahnya.
Melalui keberhasilan budidaya jamur tiram ini, Lapas Pasir Pengaraian membuktikan bahwa di balik jeruji besi, kreativitas dan produktivitas tetap bisa tumbuh subur, memberikan nilai tambah bagi individu dan mendukung persiapan mereka kembali ke tengah masyarakat.










Tidak ada Respon