PEKANBARU, LintasPena.com — Dalam upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi penyakit hewan menular, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau resmi menggelar kegiatan pemutakhiran Status Situasi Penyakit Hewan (PHMS) di Pekanbaru, Rabu (22/04/26)
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, dan dihadiri oleh perwakilan dinas yang membidangi peternakan serta kesehatan hewan dari seluruh kabupaten/kota se-Riau, termasuk para Pejabat Otoritas Veteriner (POV).
Dalam arahannya, Mimi Yuliani Nazir menegaskan bahwa pemutakhiran data merupakan elemen krusial dalam strategi pengendalian penyakit hewan di tingkat daerah.
“Pemutakhiran data ini sangat penting agar kita bisa mengambil langkah cepat dan tepat dalam mencegah penyebaran penyakit hewan. Koordinasi antar daerah juga harus diperkuat,” ujar Mimi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat. Pembaruan status situasi penyakit hewan secara berkala dan akurat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sektor peternakan. Mimi mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat respons di lapangan.
“Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat respons cepat di lapangan. Jangan sampai ada keterlambatan penanganan hanya karena data yang tidak diperbarui,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai klasifikasi status penyakit, mulai dari kategori daerah bebas, terduga, tertular, hingga status wabah. Selain itu, dibahas pula langkah-langkah strategis seperti intensifikasi surveilans, percepatan vaksinasi, penguatan karantina, serta manajemen risiko yang efektif.
Melalui agenda ini, DPKH Provinsi Riau berharap tercipta sinergi yang lebih solid antarwilayah. Dengan data yang akurat dan koordinasi yang kuat, diharapkan upaya pencegahan penyakit hewan dapat berjalan optimal demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di Bumi Lancang Kuning.(Dz)








Tidak ada Respon