SIAK, LINTASPENA.COM – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Siak melalui Puskesmas Mempura menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non ASN di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dari Dinkes P2KB Kabupaten Siak dalam mewujudkan pegawai dan masyarakat yang sehat. Melalui program ini, diharapkan tercipta sumber daya manusia yang produktif, berdaya saing, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Pemeriksaan secara berkala ini juga bertujuan utama untuk mendeteksi faktor risiko berbagai penyakit sejak dini. Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih awal, para pegawai diharapkan dapat melakukan tindakan pencegahan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Koordinator CKG Luar Gedung Puskesmas Mempura, Mery Sefneni, mengatakan bahwa program CKG merupakan salah satu program nasional yang krusial. Program ini dirancang untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan agar upaya pencegahan dan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Pelaksanaan CKG di Diskominfo Siak hari ini merupakan bagian dari mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya para pegawai, sehingga mereka dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujar Mery di Kantor Diskominfo, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Selasa (21/7/2026).
Mery menjelaskan lebih lanjut bahwa layanan CKG di wilayah kerja Puskesmas Mempura tidak hanya menyasar lingkungan perkantoran pemerintah saja. Petugas medis juga bergerak aktif mendatangi posyandu, sekolah sekolah, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya di wilayah tersebut.
Langkah jemput bola ini dilakukan demi mengejar target capaian program kesehatan yang telah ditetapkan secara makro. Puskesmas Mempura menargetkan sekitar 8.000 jiwa atau 46 persen dari total penduduk Kecamatan Mempura untuk berpartisipasi aktif mengikuti program CKG ini.
Prosedur pemeriksaan dimulai dengan pemanfaatan teknologi digital oleh seluruh peserta yang hadir. Sebelum menjalani pemeriksaan fisik, para peserta terlebih dahulu diwajibkan melakukan skrining kesehatan mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile milik Kementerian Kesehatan.
Tahapan skrining digital tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran awal mengenai riwayat dan kondisi kesehatan peserta. Data awal ini sangat berguna bagi petugas kesehatan sebagai referensi sebelum melanjutkan ke tahap pemeriksaan fisik dan laboratorium mini.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan yang cukup komprehensif. Layanan medis yang diberikan meliputi pengukuran berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah dan asam urat.
Pemeriksaan ini difokuskan untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes. Jenis penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda klinis yang jelas pada tahap awal, sehingga sering diabaikan oleh penderita.
“Hasil pemeriksaan peserta selanjutnya dapat dicek melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile setelah data pemeriksaan tercatat. Melalui hasil tersebut, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan menjadi dasar untuk melakukan tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko atau kondisi kesehatan tertentu,” kata Mery.
Berdasarkan data rekapitulasi hasil pemeriksaan di Diskominfo Siak, secara umum kondisi kesehatan para pegawai berada dalam kategori baik. Namun, tim medis tetap menemukan beberapa peserta yang memiliki tekanan darah di atas ambang batas normal.
Menyikapi temuan tersebut, petugas kesehatan langsung memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat di lokasi acara. Mereka juga menyarankan para pegawai yang memiliki indikasi masalah kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan secara intensif di Puskesmas terdekat.
Melalui pelaksanaan CKG ini, Diskominfo Siak menyatakan dukungan penuhnya terhadap upaya peningkatan kesadaran kesehatan bagi para pegawai. Dengan mengetahui kondisi tubuh sejak dini, setiap individu dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat dan mulai menerapkan pola hidup sehat demi menjaga kualitas hidup. (Dd)










Tidak ada Respon