PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Semangat kebersamaan yang berpadu dengan kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup mewarnai pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026. Ajang lari massal ini digelar secara meriah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Kota Pekanbaru.
Kegiatan olahraga yang dinantikan oleh ribuan pecinta lari tersebut secara resmi dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Prosesi pelepasan para peserta mengambil titik start tepat di depan Kantor Polda Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (19/7/2026).
Ajang olahraga berskala besar ini tidak sekadar menjadi wadah bagi masyarakat untuk membangun pola hidup sehat melalui olahraga lari. Lebih dari itu, event ini membawa pesan sosial yang sangat kuat tentang pentingnya kolaborasi dalam mencegah bencana tahunan daerah.
Mengusung tema utama “Riau Melawan Karhutla”, gelaran Riau Bhayangkara Run 2026 ini sukses menjelma menjadi simbol sinergi yang kokoh. Sinergitas ini terjalin erat antara Pemerintah Provinsi Riau, Polda Riau, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Riau Bhayangkara Run sebagai sebuah momentum penting. Menurutnya, acara ini harus menjadi daya dorong untuk mempererat persatuan sekaligus meningkatkan kepedulian kolektif terhadap kelestarian alam sekitar.
Ia menilai bahwa semangat kebersamaan yang ditunjukkan hari ini merupakan modal utama dan paling penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kebersamaan tersebut juga menjadi benteng pertahanan yang kuat dalam menjaga wilayah Provinsi Riau dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Semoga peringatan ini dapat kita laksanakan dengan sukses dan lancar. Pada hari ini, kita mengusung tema ‘Riau Melawan Karhutla’ sebagai bukti nyata komitmen bersama dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan,” ujar SF Hariyanto di hadapan ribuan peserta.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan karhutla di lapangan sama sekali tidak dapat dilakukan oleh satu pihak instansi saja. Penyelamatan lingkungan hidup ini menuntut adanya kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali dari tingkat bawah.
Karena itu, kegiatan yang melibatkan berbagai unsur lintas sektoral seperti Riau Bhayangkara Run ini dinilai menjadi representasi yang sangat kuat. Kehadiran seluruh unsur menjadi simbol nyata dari kompaknya instansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran dan panitia penyelenggara,” ungkapnya. Ia memuji kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menyatakan bahwa Riau Bhayangkara Run 2026 dirancang sebagai sarana mempererat kebersamaan. Langkah ini sejalan dengan upaya institusi kepolisian dalam membangun kepedulian kolektif untuk menjaga stabilitas keamanan serta kelestarian alam Riau.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Kapolda. Sinergi bersama TNI, Pemprov, dunia usaha, dan masyarakat akan terus diperkuat demi memastikan Riau tetap hijau bebas asap. (Fn)










Tidak ada Respon