ROKAN HULU, LintasPena.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Bandara Tuanku Tambusai saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, secara resmi melepas keberangkatan 191 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 8 menuju Bandara Hang Nadim, Batam, pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan penting ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, Pj. Sekda Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si, Ketua DWP Hj. Yurniziarti, unsur Forkopimda, serta jajaran Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Rokan Hulu yang datang memberikan dukungan moril.

Ada hal menarik dalam prosesi tahun ini, di mana Bupati Anton memberikan kebijakan khusus bagi keluarga pengantar untuk dapat masuk dan melihat langsung para jemaah hingga menaiki pesawat. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan suasana kekeluargaan yang lebih hangat serta memberikan penguatan batin bagi jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, menjelaskan bahwa para jemaah diberangkatkan menggunakan pesawat ATR 72-600 milik Wings Air yang terbagi ke dalam tiga sesi penerbangan berbeda guna memastikan kelancaran mobilisasi.

Penerbangan sesi pertama lepas landas tepat pukul 09.15 WIB dengan membawa 63 jemaah asal Kecamatan Rambah, disusul penerbangan kedua pada pukul 13.00 WIB yang mengangkut 64 jemaah asal Kecamatan Rambah dan Tambusai.
Penerbangan terakhir atau sesi ketiga membawa sisa jemaah sebanyak 64 orang yang berasal dari wilayah Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, hingga Kunto Darussalam, yang semuanya terpantau berangkat dalam kondisi sehat dan semangat.

Dalam sesi wawancara, Bupati Anton menyampaikan rasa syukurnya atas ketertiban proses pemberangkatan tahun ini yang dinilai jauh lebih baik dari sebelumnya. Beliau berharap operasional penerbangan haji dari Bandara Tuanku Tambusai dapat terus berlanjut secara rutin setiap tahunnya.
Kepada para tamu Allah tersebut, Bupati menitipkan pesan mendalam agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik selama berada di Tanah Suci. Beliau juga memohon doa agar Kabupaten Rokan Hulu selalu dalam lindungan-Nya serta menjadi daerah yang sejahtera.

Di sisi lain, Bupati juga menyinggung soal peningkatan infrastruktur dengan mengurus pelepasan kewenangan lahan seluas 66 hektar kepada Kementerian Perhubungan. Langkah strategis ini diambil agar pengembangan bandara ke depan dapat lebih optimal di bawah otoritas pemerintah pusat.
Pelepasan Kloter 8 ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya. Momen pelepasan di bandara lokal ini diharapkan terus menjadi tradisi kebanggaan yang memudahkan akses ibadah bagi warga Negeri Seribu Suluk.(dz)
Galeri Foto










Tidak ada Respon