Tanggamus, Lintaspena.com – Miris pemasangan bronjong Way Suka Negeri Dusun Padang manis Pekon Ampai Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus Lampung diduga asal jadi tidak terpasang papan informasi di area proyek juga bahan material tak sesuai standar.
Pasalnya proyek tersebut menggunakan anggaran negara yang semestinya di lokasi proyek terpasang papan informasi, bentuk dari transparansi keterbukaan publik, Namun sayang dalam pengerjaan pemborong Way Suka Negeri Pekon Ampai Kecamatan Limau diduga sengaja tidak memasang papan informasi dan juga menggunakan material tak sesuai standar baik dari kawat Bronjong maupun batu yang terpasang banyak menggunakan batu kecil begitu juga cara pemasangan nya pun tak beraturan.
“Menurut beberapa warga setempat kami selaku warga Pekon Ampai sangat kecewa dengan ada nya proyek pemasangan bronjong di Pekon kami karena sebagai warga kami melihat langsung matrial yang mereka gunakan seperti kawat Bronjong begitu juga dengan matrial batu yang mereka pasang banyak yang berukuran kecil tak sebanding dengan lubang Bronjong. Yang jelas kami selaku warga Pekon Ampai kecewa,” ucap warga. pada Jumat (11/8/2023).
Tak hanya warga Lembaga Pemantau Aset Keuangan Negara Republik Indonesia LPAKN RI PRO JAMIN menyatakan lah yang sama setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tim LPAKN RI PRO JAMIN turun dan melihat langsung Proyek pemasangan Bronjong di wilayah mereka.
Menyoroti hal tersebut Ketua Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara LPAKN RI PRO JAMIN DPK Tanggamus Helmi mengatakan terkait pemasangan Bronjong tersebut kami selaku penggiat sosial pun sangat menyayangkan dan sudah sewajarnya kalau ada asumsi dari Masyarakat maupun Lembaga.
“Kita semua tau setiap proyek pemerintah itu menggunakan uang megara, jadi sudah sewajarnya juga kalau selaku masyarakat atau pun lembaga mempertanyakan proyek tersebut karena tidak ada nya papan informasi, biar kita tau proyek dari mana kah dan pagu anggaran nya berapa, jadi ada keterbukaan informasi ke masyarakat,” terang Helmi.
Lanjut Helmi kalau seperti ini kita kan bingung anggaran dari mana kita gak tau dari Provinsi kah atau dari Kabupaten , mana lagi matrial nya seperti asal asalan contoh nya aja batu banyak yang kecil kawat Bronjong nya pun kecil lentur pula seandainya proyek ini di biarkan seperti ini sampai selesai maka hasil nya pun tidak seperti yang kita harapkan.
“Intinya kami dari Lembaga LPAKN RI PRO JAMIN menduga pihak kontraktor hanya mementingkan keuntungan pribadi dan sama sekali tidak mengutamakan kwalitas atau mutu atas apa yang mereka kerjakan,” pungkasnya.
Munculnya dugaan tersebut, kita lihat materialnya saja, seperti batu yang terpasang tidak beraturan. Batu terpasang yang seharusnya, akan tetapi yang kita temukan di lapangan tidak sesuai dengan ukuran tersebut. Jika terus dibiarkan, kualitas dan mutu proyek sangat diragukan.
Kami selaku dari lembaga lpkan RI projamin langsung terjun ke lapangan pekerjaan pemasangan Bronjong tersebut sungguh sangat miris pembuatan nya di diduga asal dan miring miring.
Dan kami pun meminta konfirmasi dengan pengawas atau mandor namun sangat di sayangkan tidak ada di tempat pekerjaan ini.(*/Heru).
Tak Sesuai Spek, Bronjong Way Suka Negeri Pekon Ampai diduga Asal Jadi








Tidak ada Respon