Bangkinang Kota, Lintaspena.com – Untuk Kampar Menuju Universal Health Coverage (UHC)/Jaminan Kesehatan Semesta, Pj Bupati Kampar yang di wakili oleh Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Riedel Fitri menggelar Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tahap 2 Kabupaten Kampar Tahun 2022 di Ruang Rapat Asisten II Setda Kampar di Komplek Kantor Bupati Kampar di Bangkinang, Senin, 24/10.

Turut hadir Kepala Cabang BPJS Pekanbaru drg. Nora Duita M, MPH, AAK beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diwakili Kabid Yankes Dinkes Prov Riau drg. Sri Damayanti, dan Kepala Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Nunung Kemala Sari Zain, SH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Zulhendra Das’at, Kepada Dinsa PMD Kampar Lukmansyah Badoe.

Pj Bupati Kampar yang di wakili oleh Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Riedel Fitri menyampaikan tujuan Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan ini adalah agar terwujudnya pertisipasi pemerintah daerah dalam mendukung sosialisai, keberhasilan implementasi program JKN-KIS, monitoring dan evaluasi serta fasilitas pelayanan peserta program JKN-KIS tanpa diskriminasi.

Pemerintah bersama masyarakat juga berkomitmen untuk mencapai UHC agar semua orang memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan, ucap Riedel

Pemda Kampar juga sudah membentuk Tim Percepatan UHC Kabuapten Kampar tahun anggaran 2022 dimana Pj. Bupati Kampar Sebagai Penanggung Jawab, Sekda Kampar sebagai Ketua, Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar sebagai Ketua Harian dan Kadis Sosial Kabupaten Kampar sebagai Wakil Ketua” Kata Riadel Fitri.

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Pekanbaru drg. Nora Duita M, MPH, AAK menyampaikan bahwa di kabupaten kampar masih terdapat 148.336 penduduk yang belum terdaftar menjadu peserta JKN di BPJS Kesehatan

Sedangkan untuk pertumbuhan penduduk
Kabupaten Kampar per tahun sebesar 1,25% (berdasarkan data pertumbuhan naaional dr BPS) sehingga UHC turun menjadi 81,18% , untuk itu di butuhkan penambahan peserta JKN sebanyak 141.881 jiwa untuk mencapai UHC 98%. **(MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *