SUNGAI PENUH, Lintaspena.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Kecamatan Sungai Bungkal menggelar Minilokakarya (Minilok) Lintas Sektor pada Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas instansi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Camat Sungai Bungkal, Victory Syaputra, S.STP., M.AP, dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting tidak hanya terkait pertumbuhan fisik anak, tetapi juga menyangkut kualitas generasi penerus bangsa. Ia menilai, pencegahan stunting harus dimulai dari kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, sanitasi layak, serta pelayanan kesehatan yang optimal sejak masa kehamilan.
“Kecamatan Sungai Bungkal menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan stunting di Kota Sungai Penuh. Diperlukan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga tokoh masyarakat, untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal,” ujar Victory.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kota Sungai Penuh beserta jajaran, Kepala KUA Sungai Bungkal, Kepala Puskesmas, Koordinator PLKB, para kepala desa dan lurah, penyuluh KB, kader, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kecamatan Sungai Bungkal.
Forum tersebut membahas langkah-langkah terintegrasi untuk mengatasi faktor penyebab stunting, antara lain edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemberian makanan tambahan, serta peningkatan sanitasi lingkungan.
Victory juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah, seperti posyandu dan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Upaya pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang sehat dan cerdas akan menjadi modal penting untuk masa depan Sungai Penuh yang lebih maju,” tegasnya.(EL)








Tidak ada Respon