PEKANBARU (LINTASPENA.COM)– Di tengah antusiasme menyambut Ramadan 1447 H, Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Zakri Fajar Triyanto, tampil sebagai sosok yang paling vokal dalam memastikan tradisi Petang Megang 2026 tidak berubah menjadi tragedi. Zakri secara tegas mengingatkan bahwa keselamatan nyawa warga jauh lebih berharga daripada sekadar seremonial tahunan.
Meski tradisi mandi balimau di tepian Sungai Siak merupakan warisan budaya Melayu yang agung, Zakri secara jeli mewanti-wanti adanya ancaman nyata di balik derasnya arus sungai akibat cuaca ekstrem. Dikatakannya kepada awak media Pekanbaru. selasa, 17/2/26 kep
Ia tidak hanya mengajak warga meramaikan acara, tetapi juga melayangkan “alarm” keras bagi para orang tua agar tidak lepas tangan mengawasi anak-anak mereka di lokasi yang berisiko tinggi.
“Tak berhenti di situ, Zakri juga menunjukkan sikap kritisnya dengan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar tidak bekerja setengah hati. Ia menuntut kesigapan penuh dari aparat keamanan dan tim pengawas di lapangan.” Teras Zakri
Di mata legislatif, kegembiraan rakyat menyambut bulan suci harus dipayungi oleh sistem pengamanan yang ketat dan profesional, bukan sekadar pengawasan formalitas belaka.
Langkah responsif Zakri ini dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata DPRD Pekanbaru yang menempatkan perlindungan masyarakat sebagai prioritas utama di atas kemeriahan pesta budaya.(fn)
Editor : red










Tidak ada Respon