PEKANBARU (LINTASPENA.COM) – Transformasi Kota Pekanbaru kini kian dirasakan masyarakat di berbagai sektor. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho, wajah kota tidak hanya bersolek secara fisik dengan infrastruktur yang mulus dan lingkungan yang bersih, tetapi juga melalui penguatan spiritualitas warganya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menegaskan bahwa kemajuan kota saat ini merupakan buah dari kerja keras dan keberkahan. Hal itu disampaikannya saat membuka Pesantren Kilat Tahsin dan Tahfiz Alquran bagi murid kelas VI SD/MI di Masjid Al Fida’, Jalan Ahmad Dahlan, Sukajadi, Sabtu (17/2/2026).
“Jalan-jalan utama, termasuk Sudirman, kini bersih dan mulus. Kami meyakini, dengan menjaga ketakwaan dan keimanan, Allah akan melimpahkan rezeki yang tidak disangka-sangka bagi kota ini,” ujar Tommy.
Investasi Karakter Melalui Alqkera di sektor pendidikan, Pemko Pekanbaru fokus pada pembentukan karakter generasi muda melalui Program Cinta Alquran. Program yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota ini mewajibkan seluruh sekolah negeri mengadopsi praktik baik dari sekolah Muhammadiyah, yakni rutin membaca Alquran setiap Selasa, Rabu, dan Kamis.
Lantunan ayat suci yang bergema di sekolah-sekolah diharapkan menjadi fondasi akhlak mulia bagi para siswa. “Nilai ketakwaan ini adalah estafet. Harus berkelanjutan dan diteruskan oleh anak-anak kita sebagai pemegang tongkat estafet pembangunan kota,” tambahnya.
Agenda Ramadan dan Peran Orang Tua
Menyambut bulan suci Ramadan, Disdik Pekanbaru juga memberikan apresiasi tinggi kepada PD Muhammadiyah yang telah menginisiasi kegiatan Pesantren Kilat. Program ini disinergikan dengan agenda rutin Disdik, di mana setiap hari Sabtu, kegiatan keagamaan akan dipusatkan di masjid-masjid di setiap kecamatan.
Syafrian Tommy menjelaskan bahwa jadwal pendidikan selama Ramadan telah disusun matang, mencakup pengaturan hari libur dan jam masuk sekolah agar kegiatan akademik dan ibadah berjalan selaras.
“Saya mengimbau kepada seluruh guru dan orang tua untuk berperan aktif. Mari kita hantarkan dan dampingi anak-anak kita mengikuti kegiatan keagamaan ini agar karakter mereka semakin kuat,” pungkasnya.(sf)
Liputan: Sofi
Editor: Red










Tidak ada Respon