BENGKALIS, LINTASPENA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis diwakili anggota Komisi I H. Arianto Hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkalis tahun 2023, Senin (28/03/2022) di Balai Kerapatan Sri Mahkota Bengkalis.

Kegiatan Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, serta dipimpin langsung Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Paidi, Bappedalitbang Provinsi Riau.

Dalam penyampaiannya Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, sejalan dengan tema RKPD, pada tahun kedua periodisasi RPJMD pembangunan Kabupaten Bengkalis akan difokuskan pada kebijakan-kebijakan yang mendukung pemulihan dan peningkatan perekonomian masyarakat melalui modernisasi pertanian, perkebunan, perikanan dan didukung oleh tersedianya pelayanan dasar untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, dengan enam indikator.

“Adapun enam sektor prioritas yang dimaksud yaitu, sektor pertanian, sektor industri, sektor pariwisata, sektor infrastruktur, sektor perdagangan, dan sektor pendidikan dan kesehatan”, ucapnya.

Kemudian H. Arianto menyampaikan, DPRD Kabupaten Bengkalis mengucapkan terima kasih dan menyambut baik diselenggarakannya agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Bengkalis tahun 2023 ini.

“Secara umum dalam pokok-pokok pikiran dari masing-masing unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, tersirat harapan masyarakat untuk mendapatkan perhatian serius terhadap perbaikan dan peningkatan terhadap kualitas pelayanan di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, sosial, pertanian, perkebunan, UMKM dan Infrastuktur terutama jalan dan jembatan,” terangnya.

Lanjut H. Arianto, Dalam upaya mewujudkan kemandirian daerah, salah satunya adalah dengan memperkuat kapasitas fiskal daerah. Mengacu kepada persentase PAD pada struktur APBD saat ini, perlu kiranya diambil langkah-langkah strategis, sistematis dan proaktif untuk peningkatan PAD.

Langkah-langkah penguatan dan optimalisasi PAD tersebut harus secara simultan dilaksanakan melalui ekstensifikasi pendapatan, intensifikasi pendapatan dan penguatan kelembagaan.

Terkait upaya untuk mendapatkan pembiayaan pembangunan daerah yang berasal APBN dan APBD Provinsi, kiranya perlu ditingkatkan lagi koordinasi, kolaborasi, terobosan serta bersinergi dengan semua stakeholder terkait. Perencanaan dan penanganan konkrit di lapangan terhadap terjadinya banjir di beberapa kecamatan yang disebabkan tingginya intensitas/curah hujan akhir-akhir ini.

Permasalahan pelayanan Ro-Ro penyeberangan yang sampai saat ini masih menjadi sorotan berbagai pihak. Sejumlah kejadian yang menyebabkan antrian panjang baik di pelabuhan penyeberangan Sungai Selari – Air Putih maupun Dumai – Tanjung Kapal diharapkan dapat segera disikapi dengan upaya-upaya nyata dan komprehensif agar pelayanan menjadi semakin baik dan lancar.

Pemerintah Daerah harus mampu menjaga Ketersediaan, kestabilan pasokan dan harga bahan pokok secara berkesinambungan sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dan merata. Pengawasan, Pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja aparatur daerah dilakukan untuk menjamin tercapainya Visi, Misi dan tujuan pembangunan daerah yang sudah ditetapkan,”tutupnya.

Hadir, anggota DPRD Bengkalis Firman dan Hj. Zahraini, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia, Kejari Bengkalis Rakhmat Budiman, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim, Sekretaris Daerah H. Bustami HY, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Heri Indra Putra, serta tamu undangan lainnya (Rls)

Editor : M. Asnawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.