Keluarga Trisman Zai Ketuk Hati Walikota Agung Nugroho, Bingung Biaya ICU Tembus Rp88 Juta

Meni
Keluarga Trisman Zai Ketuk Hati Walikota Agung Nugroho, Bingung Biaya ICU Tembus Rp88 Juta
Kondisi Trisman Zai (19), seorang pemuda perantau asal Nias Utara, saat terbaring kritis di ruang ICU RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (13/05/2026). Korban mengalami luka parah dan pendarahan otak setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Siak 2 Palas pada 7 Mei 2026 lalu. (Foto: Dok Yobe)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Pihak keluarga Trisman Zai (19), korban tabrak lari tragis di Jalan Siak 2 Palas, kini secara terbuka mengetuk hati dan memohon uluran tangan dari Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., MM. Harapan besar ini disampaikan keluarga di tengah kepanikan menghadapi tagihan rumah sakit yang terus membengkak demi menyelamatkan nyawa anak mereka.

Peristiwa kecelakaan lalin itu terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban yang dalam kondisi kritis ke ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan cedera yang dialami pemuda asal Desa Botolakha, Nias Utara ini sangat fatal. Batok tengkorak kepala bagian sebelah kanan retak hingga memicu pendarahan hebat di dalam otak.

Demi menyambung nyawa korban, tim dokter spesialis mengambil tindakan cepat dengan melakukan operasi bedah kepala pada Senin, 11 Mei 2026. Meski operasi berjalan lancar, Trisman hingga kini belum sadarkan diri sepenuhnya dan harus dirawat intensif di ruang ICU.

Kondisi tersebut membuat pihak keluarga terpukul akibat beban finansial yang sangat berat. Hingga Rabu, 13 Mei 2026, total biaya pengobatan di RSUD Arifin Achmad tercatat telah menembus angka Rp 88.000.000 lebih dan terus bertambah setiap harinya.

Keluarga yang berasal dari kalangan ekonomi lemah ini mengaku pasrah dan bingung. Pasalnya, santunan wajib dari pihak Jasa Raharja hanya bisa mencairkan bantuan dana maksimal sebesar Rp 20.000.000 sesuai dengan regulasi baku yang berlaku.

Melihat kondisi darurat ini, perwakilan keluarga sangat mengharapkan kebijakan sosial dan kepedulian nyata dari Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., MM. Mereka berharap jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru dapat memberikan solusi anggaran atau bantuan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) bagi warga kurang mampu.

Guna mengetuk solidaritas warga, keluarga yang berkoordinasi dengan manajemen RSUD Arifin Achmad juga telah membuka penggalangan dana publik secara terbuka. Kampanye kemanusiaan digital ini diluncurkan secara resmi melalui tautan Galang Dana Trisman Zai.

Pihak keluarga memohon kesediaan segenap lapisan masyarakat dan para dermawan untuk sudi kiranya menyisihkan sebagian rezeki demi kesembuhan Trisman. Setiap doa dan donasi yang tersalurkan melalui tautan resmi tersebut menjadi penentu hidup dan masa depan sang pemuda.(yobe)

Pos Terkait

Read Also

Hanya 37 Kasus di Dunia, Tim Dokter RSUD Arifin Achmad Berhasil Operasi Rekonstruksi Saluran Reproduksi

PEKANBARU, LintasPena.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...

RSUD Arifin Achmad Hadirkan Motor Listrik Gratis, Permudah Mobilitas Antar Pasien

PEKANBARU, LintasPena.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *