PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, beserta jajaran dalam rangka penguatan kebijakan pengelolaan pajak daerah. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan ini fokus pada pertukaran pengalaman terkait mekanisme pengawasan dan optimalisasi pemungutan pajak, khususnya pada sektor-sektor potensial yang menjadi penopang ekonomi kedua daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menekankan bahwa pengelolaan pajak daerah membutuhkan kebijakan yang presisi dan pengawasan efektif. Ia menyoroti sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, sebagai penyumbang kontribusi besar bagi pendapatan daerah jika dikelola dengan strategi yang terukur.
“Pemprov Riau terus memperkuat mekanisme pengawasan agar penerimaan daerah meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat. Sinergi antar-daerah seperti ini sangat penting sebagai referensi merumuskan kebijakan yang adaptif,” ujar Syahrial Abdi.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyatakan bahwa pihaknya sengaja memilih Riau sebagai lokasi studi banding karena dinilai memiliki pengalaman mumpuni dalam mengelola pajak di sektor perkebunan.
“Kami melihat Riau memiliki potensi dan praktik terbaik dalam pengelolaan pajak sawit. Ini menjadi pembelajaran penting bagi Bengkulu untuk mengoptimalkan pemungutan pajak sesuai kondisi daerah kami,” ungkap Mian.
Ia berharap hasil kunjungan ini dapat segera diimplementasikan di Provinsi Bengkulu guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mian juga menginginkan agar komunikasi dan kerja sama antar-provinsi di Sumatera ini terus terjalin erat demi merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.










Tidak ada Respon