Awal 2026, Angka Kebakaran di Pekanbaru Naik Drastis Dibanding Tahun Lalu

Meni
Awal 2026, Angka Kebakaran di Pekanbaru Naik Drastis Dibanding Tahun Lalu
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Zarman Candra. (Sumber Foto : Dokumen Pekanbaru.go.id)
A-AA+A++

KPEKANjiwa, LintasPena.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Imbauan ini menyusul lonjakan drastis angka kebakaran pada awal tahun 2026 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan data DPKP, tercatat sebanyak 41 kasus kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga akhir Februari 2026. Angka ini meningkat signifikan dari tahun lalu yang mencatat 25 kejadian dalam rentang waktu yang sama. Mayoritas objek yang terbakar adalah bangunan pemukiman. Diungkapkan Zarman Canda diruang kerjanya di Pekanbaru kamis, 05/02/2026.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengungkapkan bahwa insiden ini telah menelan korban jiwa.

“Akibat serangkaian kejadian ini, ada dua korban meninggal dunia dan dua korban mengalami luka-luka,” ujar Zarman saat memberikan keterangan resmi kepada media.

Hasil investigasi tim di lapangan menunjukkan bahwa arus pendek atau korsleting listrik masih menjadi faktor utama pemicu kebakaran bangunan. Terkait hal tersebut, Zarman meminta warga lebih teliti sebelum meninggalkan hunian.

“Warga harus memastikan seluruh peralatan yang tersambung dengan listrik sudah dicabut dan tidak ada peralatan elektronik yang menyala saat rumah kosong,” ulasnya.

Selain faktor teknis, kelalaian manusia seperti membakar sampah sembarangan di lingkungan pemukiman juga menjadi sorotan. DPKP mengimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan rutin pada instalasi listrik dan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah sebagai langkah preventif awal.

“Kami mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran guna menekan risiko kerugian materiil maupun korban jiwa,” tutup Zarman

Laporan : Fn
Editor ; Toro