Sedang Pasang Pukat, Nelayan di Rokan Hilir Selamat Usai Duel Lawan Buaya

Meni
Sedang Pasang Pukat, Nelayan di Rokan Hilir Selamat Usai Duel Lawan Buaya
Petugas medis memberikan pertolongan pertama dengan membalut luka robek di punggung Abdul Azis (43), nelayan yang selamat usai diterkam buaya di perairan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir, saat aparat kepolisian dan warga meninjau lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

ROKAN HILIR, LINTASPENA.COM – Nasib nahas menimpa seorang nelayan bernama Abdul Azis (43), warga RT 004/RW 002 Dusun Harapan Jadi, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Pria tersebut mengalami luka-luka setelah diterkam oleh seekor buaya saat sedang beraktivitas di perairan Sungai Manasib.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi ketika korban sedang memasang pukat pantai di kawasan perairan tersebut. Pihak kepolisian setempat pun langsung turun tangan untuk memastikan kondisi korban dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Rokan Hilir, Ipda Didi Sofyan, S.H., M.H., membenarkan adanya insiden tersebut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa laporan mengenai serangan satwa liar ini sudah diterima dan ditangani oleh jajaran polsek terdekat.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian mengerikan itu berlangsung pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut Ipda Didi Sofyan, korban yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan saat itu sedang memasang pukat pantai seorang diri di perairan Kuala Jabon, Sungai Manasib.

Kejadian bermula saat korban turun ke dalam air yang memiliki kedalaman sekitar sepinggang orang dewasa untuk membentangkan pukatnya. Tanpa disadari oleh korban, seekor buaya muara berukuran cukup besar ternyata sudah mengintai pergerakannya dari dalam air sejak awal.

Ketika korban dalam posisi lengah, buaya tersebut dengan cepat melancarkan serangan mendadak. Satwa predator itu langsung menerkam tubuh korban dan berusaha menyeretnya ke bagian sungai yang lebih dalam untuk ditenggelamkan.

“Korban sempat melakukan perlawanan dengan cara tarik-menarik melawan buaya hingga akhirnya berhasil melepaskan diri dari terkaman hewan tersebut,” terang Ipda Didi Sofyan saat dikonfirmasi pada Selasa (7/7/2026).

Setelah berhasil melepaskan diri dari rahang buaya secara dramatis, Abdul Azis langsung berlari sekencang mungkin menuju permukiman warga terdekat untuk meminta pertolongan. Warga yang melihat kondisi korban bersimbah darah segera bergerak cepat memberikan bantuan evakuasi.

Akibat serangan buaya tersebut, Abdul Azis mengalami luka gigitan yang cukup parah pada bagian punggungnya. Setelah mendapatkan pertolongan pertama di fasilitas kesehatan setempat, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu untuk menjalani perawatan medis yang lebih intensif.

Menyikapi kejadian ini, Polres Rokan Hilir memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang sering beraktivitas di sepanjang aliran sungai. Polisi meminta warga selalu meningkatkan kewaspadaan dan sangat melarang aktivitas seorang diri di lokasi yang menjadi habitat atau berpotensi menjadi tempat munculnya satwa liar tersebut. (Thohir)

Pos Terkait

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *