Palembang, Lintaspena.com – Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berwawasan luas. Hal itu ditegaskan Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika membuka Festival Literasi Sumsel di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (05/11/2022).
Sebab itu, melalui Festival Literasi tersebut, Herman Deru menjelaskan jika literasi jangan hanya diartikan secara formal sebagai sarana untuk meningkatkan kecakapan baik menulis maupun membaca.
Herman Deru menyebut, masifnya literasi yang dilakukan di Sumsel merupakan bentuk upaya dalam mengubah pola pikir.
Dimana melalui langkah tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat, sehingga mendorong meningkatnya kesejahteraan.
Lebih lanjut dikatakannya, literasi tersebut juga sebagai bentuk tanggung jawab Pemprov Sumsel dalam upaya memerangi kebodohan.
Untuk itu, dia pun menekankan agar Dinas Perpustakaan baik provinsi maupun kabupaten dan kota serta duta literasi untuk melakukan upaya jemput bola dalam meliterasi masyarakat.
Apalagi, Herman Deru menjelasknan, saat ini kecanggihan teknologi sangat mendukung masyarakat untuk menggali wawasannya.
Sebelumnya, Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva HD menjelaskan, pihaknya bersama Dinas Perpustakaan terus berkolaborasi dalam meliterasi masyarakat. Dimana langkah itu merupakan bentuk keseriusan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Berbagai program terus digalakkan Duta Literasi Sumsel. Salah satunya literasi dalam penggunaan bahasa isyarat.(Radi/AS).
Gubernur Sumsel Herman Deru Membuka Festival Literasi Sumsel











Tidak ada Respon