BANGKINANG KOTA, LintasPena.com – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar resmi meluncurkan Gerakan Zakat, Infak, dan Shodaqoh (ZIS). Acara yang dipusatkan di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar pada Rabu (04/03/2026) ini berhasil mencatatkan pengumpulan dana sebesar Rp100 juta sesaat setelah diluncurkan.
Peluncuran tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si, dan Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah. Turut hadir unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, serta Ketua Baznas Kampar Purwadi, S.IP, M.Si.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas Kampar atas inisiatif gerakan ini. Ia menekankan bahwa optimalisasi potensi ZIS sangat bergantung pada pengelolaan yang profesional dan pemanfaatan teknologi.
“Gerakan ini akan berjalan maksimal jika kita mampu mengoptimalkan potensi ZIS yang ada, termasuk melalui pembayaran secara online. Namun, hal ini memerlukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Bupati juga mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat bahwa di dalam setiap rezeki yang diterima, terdapat hak orang lain yang harus dikeluarkan.
“Mari kita tunaikan kewajiban melalui Baznas atau UPZ di kecamatan dan desa. Semoga gerakan ini menjadi berkah bagi kita semua,” tambahnya.
Ketua Baznas Kabupaten Kampar, Purwadi, mengungkapkan bahwa gerakan ini merupakan buah pemikiran Bupati Kampar yang ingin memaksimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan umat.
“Alhamdulillah, dalam momen launching ini saja sudah terkumpul Rp100 juta. Ini awal yang sangat baik,” ungkap Purwadi.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama gerakan ini adalah memastikan penyaluran ZIS tepat sasaran, terutama untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem, membantu korban musibah, dan mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program Baznas ini sejalan dengan agenda besar pemerintah daerah dalam menangani kemiskinan dan bencana. Baznas adalah lembaga yang sah, aman, dan transparan dalam penyalurannya,” tutup Purwadi.
Laporan : Ms
Editor : Toro










Tidak ada Respon