PEKANBARU, LintasPena.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru resmi melakukan terobosan baru di bidang literasi digital dengan meluncurkan Majalah Pendidikan SIMPONI (Sinergi Motivasi Pendidikan Masa Kini). Majalah berbasis digital ini hadir sebagai panggung inspirasi bagi seluruh insan pendidikan di Kota Bertuah. Rabu, 15/04/26.
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. Syafrian Tommy, S.STP., M.Si., serta Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau, Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Plt Kadisdik Pekanbaru, Syafrian Tommy, menegaskan bahwa SIMPONI dirancang untuk memperkuat sinergi antar satuan pendidikan. Ia berharap majalah ini menjadi referensi utama bagi guru dan kepala sekolah dalam membagikan praktik baik (best practice) pembelajaran.
“SIMPONI adalah manifestasi dari semangat kita untuk terus beradaptasi dengan transformasi digital. Kita ingin inovasi yang lahir di satu sekolah bisa menginspirasi sekolah lainnya melalui platform digital ini,” ujar Syafrian Tommy
Senada dengan hal tersebut, Kepala BGTK Riau, Reisky Bestary, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, keberadaan majalah digital sangat selaras dengan program peningkatan kompetensi guru penggerak dan tenaga kependidikan di Riau.
“Ini adalah langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif. BGTK Riau sangat mendukung wadah kolaboratif seperti SIMPONI agar motivasi pendidikan masa kini dapat tersebar secara luas dan cepat,” tutur Reisky Bestary
Majalah SIMPONI tidak hanya berisi artikel berita, tetapi juga memuat karya inovatif, esai pendidikan, hingga dokumentasi kegiatan kreatif dari berbagai tingkat sekolah. Dengan format digital, majalah ini diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas dengan akses yang lebih mudah.
Melalui tagline “Mari bersama membaca, berbagi, dan menginspirasi”, Disdik Pekanbaru mengajak seluruh guru dan siswa untuk aktif berkontribusi dalam mengisi konten majalah tersebut guna mendorong kemajuan pendidikan yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru.










Tidak ada Respon