MUBA, LINTASPENA.COM – Roda organisasi Perkumpulan Nias Musi Banyuasin (PERNIS MUBA) memasuki babak baru yang ditandai dengan pencapaian penting. Organisasi paguyuban ini sukses menyelenggarakan agenda akbar Musyawarah Besar (MUBES) Ke-2 pada Sabtu (11/07).
Kegiatan krusial tersebut dipusatkan di lingkungan Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dimulai tepat pukul 16.00 WIB, seluruh rangkaian acara persidangan dan pemilihan pengurus berjalan tertib serta kondusif hingga selesai.
Kemeriahan acara mubes ini terasa berlipat ganda bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota yang hadir di lokasi. Pasalnya, agenda tahunan tersebut digelar bersamaan dengan momentum perayaan Dies Natalis PERNIS MUBA yang ke-5.
Salah satu tokoh penggagas utama PERNIS MUBA, Marius Waruwu, langsung menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Ia mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana di bawah komando Yanutarius Ziliwu yang berhasil meminimalisir kendala lapangan.
Sebagai informasi, organisasi kemasyarakatan yang telah resmi berbadan hukum ini pertama kali berdiri pada 12 Juni 2021 silam. Kehadirannya diinisiasi oleh sembilan orang pendiri, termasuk Agus Nduru, Marius Waruwu, Arnius Halawa, dan jajaran nama lainnya.
Para pendiri sejak awal memiliki komitmen baja untuk menyatukan visi dan misi bersama warga Ono Niha di perantauan. Penguatan internal organisasi dianggap menjadi kunci utama demi meraih kesejahteraan sosial ekonomi secara bersama-sama di Bumi Serasan Sekate.
PERNIS MUBA mengusung visi luhur untuk menghimpun, mempersatukan, sekaligus menumbuhkembangkan kreativitas seni budaya dan ekonomi warga Nias. Fokus utama mereka adalah menyasar masyarakat asal kepulauan Nias yang berdomisili sah di Kabupaten Musi Banyuasin.
Untuk mewujudkan visi tersebut, misi proaktif dijalankan guna mengawal setiap aspirasi sosial warga secara proporsional. Pemberdayaan komunitas menjadi pilar utama pengurus dalam mendongkrak marwah dan kesejahteraan anggotanya di tanah rantau.
Puncak dinamika Mubes Ke-2 ini berhasil melahirkan struktur kepemimpinan baru melalui mekanisme musyawarah yang mufakat. Forum secara bulat dan aklamasi mendaulat Yarmanto Waruwu untuk menduduki posisi strategis sebagai Ketua Umum periode 2026–2030.
Dalam menjalankan roda organisasi empat tahun ke depan, Yarmanto tidak sendiri. Ia didampingi oleh Taha Zatulo Harefa yang diamanahkan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) serta Openlius Bu’ulolo yang mengisi pos Bendahara Umum.
Dalam pidato politik perdananya usai terpilih, Ketua Umum Yarmanto Waruwu menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas memajukan organisasi. Ia menyerukan kepada seluruh simpatisan untuk merapatkan barisan sesuai motto organisasi, “Bersatu Kita Maju”.
Harapan besar juga dititipkan oleh sang pendiri, Marius Waruwu, kepada jajaran nakhoda baru PERNIS MUBA yang baru saja terbentuk. Ia berpesan agar ketua terpilih benar-benar tulus memberikan hati dan dedikasinya demi memperjuangkan hak-hak warga Nias Muba. (Rius W)











Tidak ada Respon