PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menunjukkan kepedulian terhadap para pejuang pendidikan di perantauan melalui program “Balik Basamo” 2026. Sebanyak 138 mahasiswa asal Riau yang menempuh studi di berbagai kota di Pulau Jawa mendapatkan fasilitas mudik gratis untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kampung halaman.
Program rutin tahunan ini menyediakan armada bus serta konsumsi gratis bagi mahasiswa yang tersebar di wilayah Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, dan sekitarnya. Langkah ini diambil guna meringankan beban biaya perjalanan sekaligus mempererat ikatan emosional mahasiswa dengan Bumi Lancang Kuning.
Ketua Umum Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPR-Y), M. Rafsan Jzani, menyampaikan bahwa program ini memiliki arti strategis bagi mahasiswa Riau di perantauan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar bantuan transportasi, melainkan sarana penguat solidaritas antar-mahasiswa.
“Program Balik Basamo merupakan agenda tahunan yang sangat bernilai bagi kami di perantauan. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ayahanda Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, atas dukungan penuh yang diberikan sehingga kami bisa pulang dengan aman dan nyaman,” ujar Rafsan pada Jumat (13/3/2026).
Hingga Jumat sore, rombongan dilaporkan telah menyeberang menuju Pulau Sumatera setelah menempuh perjalanan darat dari berbagai titik di Pulau Jawa.
Senada dengan Rafsan, Ketua Panitia Balik Basamo IPR-Y, M. Fatma Wahyu Ilahi, menjelaskan bahwa Pemprov Riau juga menjamin kebutuhan logistik para peserta. Selama perjalanan panjang lintas pulau tersebut, mahasiswa mendapatkan fasilitas makan gratis sebanyak empat kali.
“Fasilitas makan ini sangat membantu peserta dalam menjaga kondisi fisik selama perjalanan menuju Riau. Dukungan ini memastikan mahasiswa dapat mudik dengan rasa tenang,” jelas Fatma.
Pihak panitia berharap keberlangsungan program ini dapat dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. Dengan jangkauan yang lebih luas, diharapkan semakin banyak mahasiswa Riau di perantauan yang dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran pemerintah daerah.
“Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun. Selain manfaat finansial, ini menjadi cara bagi kami untuk tetap menjaga kedekatan dan kecintaan terhadap kampung halaman meskipun sedang menuntut ilmu di luar daerah,” pungkasnya.(Sf)










Tidak ada Respon