PEKANBARU, LintasPena.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Rabu (05/03). Sidang ini digelar khusus untuk membahas usulan izin berobat pertama kali ke luar Lapas bagi salah satu warga binaan.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lapas Pekanbaru tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TPP dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, staf Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), serta tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru. Sidang ini menjadi langkah profesional dan terukur guna memastikan setiap warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan secara maksimal.
Dalam pemaparannya, petugas kesehatan menyampaikan hasil pemeriksaan medis yang merekomendasikan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan luar Lapas. Hal ini diperlukan mengingat keterbatasan sarana dan peralatan medis yang tersedia di dalam Lapas. Seluruh dokumen medis dan administrasi telah diverifikasi secara cermat untuk menjamin akuntabilitas serta transparansi proses pengambilan keputusan.
Melalui pembahasan menyeluruh yang mempertimbangkan aspek medis, administratif, hingga faktor keamanan, Sidang TPP menyepakati dan menyetujui usulan tersebut. Pelaksanaan rujukan nantinya akan dilakukan dengan pengawalan ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, koordinasi dengan pihak rumah sakit tujuan juga diperkuat guna memastikan pelayanan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan pembinaan.
“Pemberian izin berobat ini adalah salah satu bentuk pelayanan optimal yang kami berikan kepada warga binaan. Negara hadir untuk memastikan setiap warga binaan tetap mendapatkan hak kesehatan secara layak dan profesional,” tegas Yuniarto.
Pelaksanaan Sidang TPP ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang humanis dan responsif, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
Laporan : Dz
Editor : Toro










Tidak ada Respon