Inilah Hidangan Wajib Imlek yang Harus Tersaji di Meja

admin
A-AA+A++

Sumber Foto : Unsplash.com

Lintaspena.com – Pada tahun 2023 ini, perayaan Imlek jatuh pada tanggal 22 Januari menurut kalender Masehi. Mungkin sebagian dari Anda berpikir, kenapa perayaan Imlek selalu berubah tiap tahunnya? Ini dikarenakan penetapan tahun baru Imlek berdasarkan siklus bulan dan matahari. Pada kalender China yang biasanya 2151 hari dibelakang kalender Gregorian.

Imlek sendiri adalah perayaan tahun baru dalam sistem penanggalan China atau kalender Lunar. Tahun baru China adalah hari bulan baru, di mana yang kedua setelah titik balik matahari musim dingin. Walaupun selalu berubah-ubah, biasanya Imlek selalu jatuh diantara tanggal 21 Januari dan 20 Februari.

Setiap Imlek pastinya selalu ditandai dengan salah satu Shio atau Zodiak China. Kalender Lunar sendiri memang diwakili oleh salah satu dari 12 hewan, yang terdiri dari ayam jago, monyet, domba, kuda, ular, naga, kelinci, harimau, lembu, tikus, babi/babi hutan, dan anjing. Di tahun 2023 ini, adalah tahunnya bagi Zodiak kelinci dan elemen pada tahun ini adalah elemen air. Jadi, pada tahun 2023 ini, menjadi Tahun Kelinci Air yang akan dimulai pada 22 Januari 2023 sampai dengan 9 Februari 2024.

Pada setiap perayaan Imlek, pastinya ada beberapa tradisi yang selalu dilakukan. Seiring berkembangnya zaman, tapi masih saja ada beberapa yang masih tetap menjalan tradisi seperti berikut :

1. Mendekorasi rumah dengan nuansa merah. Pastinya bagi yang merayakan Imlek akan mendekorasi rumahnya dengan nuansa merah. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan bahwa warna merah dipercaya sebagai warna yang bisa membawa keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa.

2. Membersihkan rumah. Sebelum mendekorasi rumah dengan nuansa merah, biasanya rumah akan dibersihkan terlebih dahulu. Kenapa demikian? Karena membersihkan rumah dipercaya akan membuang segala keburukan yang menghalangi suatu keberuntungan menikah

3. Angpao. Tidak hanya pada saat perayaan Idul Fitri bagi umat muslim di Indonesia, pada perayaan Imlek juga akan ada pembagian angpao dari orang yang lebih tua ke yang lebih muda. Angpao sendiri dianggap menjadi simbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua. Angpao ini biasanya diberikan dari orang yang sudah menikah kepada orang yang belum menikah.

4. Adanya harapan untuk turun hujan ketika perayaan. Biasanya, adanya harapan bagi yang merayakan Imlek untuk turunnya hujan karena hujan dianggap sebagai pembawa rezeki dan berkah.

5. Keluarga saling berkumpul. Tradisi kumpul bersama keluarga ini biasanya dibarengi dengan makan bersama di malam Imlek dan dilanjutkan untuk melakukan sembahyang di klenteng.
Nah, untuk jenis makanan yang ada pada perayaan Imlek, biasanya adalah kue, berbagai macam menu ikan, pangsit, mi, dan berbagai buah keberuntungan. Lalu, apa saja jenis makanan atau hidangan yang wajib saat perayaan Imlek?

Berikut 7 Hidangan wajib saat Imlek.
1. Kue Keranjang.
Kue yang sekarang banyak ditemui di Supermarket, pada, atau mal ketika menjelang perayaan Imlek yang memiliki cita rasa manis ini merupakan simbol rezeki yang lebih baik di tahun yang baru.


2. Ikan
Menu ikan yang dalam bahasa Mandarin disebut dengan yu. Bunyi kata yu ini memiliki bunyi yang mirip dengan kosakata Tiongkok lainnya yang berarti kelebihan yang dimaksudkan adalah kelebihan rezeki.

3. Pangsit.
Yang dalam bahasa Mandarin disebut jiaozi ini disimbolkan sebagai kekayaan. Dalam sejarah Tiongkok disebut bahwa bentuk perahu lonjong ini merupakan alat tukar dari perak. Jadi, ketika seseorang semakin banyak menyantap pangsit di hari Imlek, maka akan semakin banyak harta yang bisa dikumpulkan.

4. Mi Panjang
Makanan yang satu ini diasosiasikan dengan berkah memiliki umur yang panjang. Dengan menyantap mi di perayaan Imlek, maka diyakini akan membawa harapan berupa kesehatan dan diberi umur yang panjang.

5. Lumpia
Makanan ini juga disimbolkan sebagai emas, karena bentuknya yang panjang dan digoreng menyala seperti emas batangan. Diharapkan dengan menyantap lumpia di Imlek ini adalah harapan untuk bisa meraih kekayaan.

6. Kue Mochi
Dalam bahasa Mandarin, kue yang disebut dengan tangyuan ini diasosiasikan dengan kekerabatan, serta nilai-nilai dari kekeluargaan, kerukunan, dan kebersamaan.

7. Buah keberuntungan
Adapun berbagai jenis buah keberuntungan yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa adalah jeruk keprok, jeruk kuning, dan jeruk pamelo atau yang dikenal dengan jeruk Bali. Warna kuning yang terdapat pada jeruk diasosiasikan sebagai simbol warna emas yang menjadi harapan bagi kemakmuran dan kekayaan.

Wah, ternyata tradisi pada setiap perayaan Imlek mengandung makna yang mendalam bagi yang merayakan, ya!Bagi Anda yang ingin memberikan hadiah Imlek bagi kerabat atau teman yang merayakan, bisa langsung cek aplikasi Blibli karena ada Promo Chinese Promo Chinese New Year Blibli. Yuk, download Blibli sekarang!

Pos Terkait

Read Also

Mengenal Exchange Traded Fund Bagi Mahasiswa

BENGKALIS – Mahasiswa ISNJ Bengkalis Institut Syariah Negeri...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *