Pemkab Muba Berhasil Turunkan Angka Stunting Berdasarkan Kajian Ilmiah

admin
A-AA+A++

Palembang, Lintaspena.com – Tingginya beban stunting di Indonesia akibat prevalensi yang masih tinggi serta dampak jangka panjang yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian serius pemerintah. Sejalan dengan RPJMN dan RPJMD, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan (MPK) Kabupaten Muba telah melakukan kajian ilmiah mendalam terkait efisiensi dan efektivitas implementasi program penurunan stunting yang telah dilaksanakan.

Hasil kajian tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MPK Muba, Ir. H. Suhardan, MD, MS, Met, IP, bersama tim kepada Pj. Bupati Sandi Fahlepi melalui Plt. Asisten II Setda Muba Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erdiansyah, SP, MSi. Penyerahan dilakukan di Kantor Perwakilan Kabupaten Muba pada Jumat, 14 Desember 2024, dengan didampingi Plt. Kepala Bappeda, Sunaryo, STTP; Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Azmi Dariusmansyah; Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Irma Santi Dewi, ST, MSi; serta perwakilan dari Dinas Sosial dan DPPKB.

Erdiansyah mengapresiasi hasil kajian tim MPK dan menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi antar-OPD untuk memastikan program-program berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih mewakili Pj. Bupati Sandi Fahlepi kepada tim MPK atas hasil kajian yang sangat memuaskan. Pemkab Muba semakin yakin bahwa program-program yang telah dijalankan mampu mengatasi masalah stunting di Kabupaten Muba. Kami akan terus meningkatkan program ini berdasarkan rekomendasi dari tim MPK,” ujar Erdiansyah.

Sementara itu, Ketua Tim MPK Muba, Suhardan, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Muba yang telah memungkinkan selesainya kajian ilmiah ini. Ia berharap rekomendasi yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Muba.

“Secara umum, program yang dijalankan Pemkab Muba, seperti program Bantu Umak, Bunda AS, dan lainnya, sudah berada di jalur yang benar. Namun, ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan sebagai bahan evaluasi untuk hasil yang lebih optimal,” jelas Suhardan.

Plt. Kepala Bappeda, Sunaryo, menambahkan bahwa Pemkab Muba akan terus mendorong inovasi dan sinergi antar-OPD serta berbagai pihak dalam memacu percepatan penurunan angka stunting.

“Kami akan terus mengawal penguatan program untuk memastikan langkah yang diambil lebih efisien, efektif, dan tepat sasaran,” tutup Sunaryo.

(DW)

Pos Terkait

Read Also

Ayo Gercep! Muba Maju Lebih Cepat, Peluang Kerja Lebih Dekat!

Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan...

Apresiasi Bagi Pemkab Muba Yang Telah Fasilitasi Program FPKMS

Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi melalui Sekda...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *