LINTASPENA.COM, TANGGAMUS – Pelayanan PT PLN (Persero) kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Kali ini, warga Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan pemadaman listrik secara sepihak yang terjadi saat warga sedang melangsungkan kegiatan sosial keagamaan, Sabtu (23/5/2026).
Ironisnya, pemadaman arus listrik ini terjadi di tengah khusyuknya warga yang sedang melaksanakan ibadah tahlilan. Kondisi ini sontak memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat setempat yang merasa sangat dirugikan.Menurut Huda (44), salah seorang warga Pekon Sinar Jawa, pemadaman listrik di wilayahnya bukan kali ini saja terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, pasokan arus listrik dari PLN kerap kali mati mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
“Apapun alasannya, kami jelas dirugikan. Apalagi mati lampunya pas ada acara tahlilan seperti ini, jelas sangat mengganggu kenyamanan warga,” cetus Huda dengan nada kesal di lokasi kegiatan.
Keluhan serupa juga diungkapkan oleh pelaku usaha mikro di pekon setempat. Akibat byar-pet yang tidak beraturan, roda perekonomian warga ikut lumpuh dan mengalami kerugian materiel.
“Usaha warung saya terpaksa tutup lebih awal dan omzet kami jadi menurun drastis dalam beberapa hari ini,” ungkap salah satu pemilik warung yang diamini oleh warga lainnya.
Menyikapi keresahan yang meluas di tengah masyarakatnya, Kepala Pekon Sinar Jawa angkat bicara. Pihaknya mengaku sangat memahami kejengkelan warga terkait buruknya pasokan listrik dalam beberapa hari terakhir. Ia mendesak pihak PLN untuk segera melakukan evaluasi total dan perbaikan nyata.
“Kami berharap adanya perhatian serius dari pihak manajemen PLN sehingga kendala teknis yang terjadi dapat segera diatasi. Karena listrik saat ini sudah menjadi urat nadi dan kebutuhan utama masyarakat, baik untuk kegiatan sosial, ibadah, pendidikan, maupun usaha ekonomi warga,” tegas Kepala Pekon.
Kendati demikian, Kepala Pekon juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sinar Jawa agar tetap tenang, bersabar, dan menjaga kondusivitas lingkungan sekitar sembari menunggu langkah penanganan dan tindak lanjut dari pihak PLN. (hs)









Tidak ada Respon