Lintaspena.com, Lamsel – Hari kedua Kebun Pembibitan Rakyat (KBR) Sri Rejeki yang terletak di Dusun I Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung binaan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Way Seputih Way Sekampung Ditjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PDASRH-KLHK) bagikan 6 jenis bibit gratis pada warga.
KBR KTH Sri Rejeki menyediakan dan membagikan sekitar 30 ribu batang bibit pohon yang terdiri 6 jenis, seperti Matoa sebanyak 2000 batang, Alpukat Siger 5 ribu batang, Sengon 6 ribu batang, Jengkol 5 ribu batang, Pinang 6 ribu batang, Albasia 6 ribu batang mulai dibagikan secara gratis kepada masyarakat melalui 25 Kelompok Tani (POKTAN).
Adapun sumber dana berasal dari DIPA-029 BPDAS Way Seputih Way Sekampung Tahun 2023 sebesar Rp.100 juta. Untuk program penghijauan dan mendukung ketahanan pangan.
Wagimin selaku Ketua KBR KTH Sri Rejeki menuturkan pembagian bibit secara gratis program dari BPDAS Way Seputih Way Sekampung didapatkan melalui jalur aspirasi melalui Komisi IV DPR RI, sejak kemarin, Jum’at (1/12) dan hari ini adalah hari kedua. Adapun pembagiannya melalui 25 kelompok tani. Dan Poktan tersebut berkewajiban mendistribusikan ke kelompoknya masing-masing untuk ditanam.
“Hari ini, hari kedua kami membagikan tanaman bibit KBR KTH Sri Rejeki kepada Kelompok Tani (POKTAN). Dan selanjutnya Poktan tersebut menyalurkan ke masyarakat Desa Sumber Agung yang tergabung dalam kelompok tersebut. Ada sekitar 25 Kelompok Tani. Yang mendapatkan kuota lebih adalah Poktan Sri Rejeki mendapatkan 2 ribu batang dari semua jenis bibit. Alasannya karena selaku pelaksana dan ketempatan lokasi pembibitan,” ungkap Wagimin pada Media Lintaspena.com, Sabtu (2/12/2023).
Menurutnya, Poktan yang datang mengambil bibit gratis ini, antusiasnya sangat tinggi untuk didistribusikan ke anggotanya masing-masing. Dalam rangka mendukung program penghijauan dan program ketahanan pangan.
Sambung, kata Wagimin menjelaskan, batas akhir penamaan bibit gratis tersebut, jatuh pada tanggal 15 Desember 2023. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari pihak BPDAS. Dan sebagai bentuk monitoring selaku pelaksana, mulai besok Poktan wajib mendokumentasikan bibit tersebut sudah ditanam atau belum oleh warga atau kelompoknya.
“Bentuk pertanggungjawaban untuk memastikan bibit tersebut sudah ditanam, mulai besok Poktan Sri Rejeki mendokumentasikan bibit yang sudah ditanam di lahan warga atau anggotanya. Begitu juga dengan Poktan yang lainnya,” sambung Wagimin.
Dirinya berharap kepada seluruh warga khususnya yang telah menerima bibit gratis dari kelompoknya, agar dirawat sampai tumbuh besar dan bermanfaat untuk keluarga.
“Warga masyarakat Desa Sumber Agung yang telah menerima bibit dari kelompok tani masing-masing, agar benar-benar dirawat hingga berbuah. Karena manfaatnya selain untuk penghijauan juga bernilai ekonomis atau untuk ketahanan pangan kkeluarg ” imbuhnya.
Tak lupa Wagimin menyampaikan ucapan terimakasih kepada BPDAS Way Seputih Way Sekampung, Provinsi Lampung, karena telah memberikan kepercayaan dan pendampingan pada kelompok mereka untuk menjalankan program KBR tahun 2023.
“Apa yang kami bagikan hari ini untuk anak cucu kami dimasa yang akan datang. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada Kementrian LHK dan BPDAS Way Seputih Way Sekampung Provinsi Lampung yang sangat bermanfaat untuk masyarakat kami. Begitu juga untuk Komisi IV DPR RI khususnya Fraksi PDI Perjuangan,” Ucapnya. (Mu’min/Alfian)
Hari Kedua KBR KTH Sri Rejeki Bagikan 30 Ribu Bibit Gratis Melalui Poktan Untuk Dibagikan ke Warga








Tidak ada Respon