PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Komoditas perkebunan yakni pinang kering di Provinsi Riau, mengalami kenaikan harga pada pekan ini. Saat ini harga per kilogram (kg) pinang kering berada pada level Rp14.130 per kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan, kenaikan harga pinang kering (100%) tersebut terjadi di Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Harga pinang kering mengalami kenaikan sehingga harga pekan ini sebesar Rp14.130-/kg, atau naik Rp420/kg,” katanya.

Sementara itu, harga untuk produk komoditi perkebunan lainnya di Provinsi Riau, seperti kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar dan Kepulauan Meranti untuk periode minggu ini sebesar Rp3.567,-/kg atau tidak mengalami penurunan harga dari harga minggu lalu.

“Untuk harga Bokar (Bahan Olahan Karet Rakyat) baik tingkat petani maupun di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di kabupaten/kota ditingkat petani/KUB Kabupaten Kampar sebesar Rp11.700,-/kg,” paparnya.

Untuk harga kopra mutu kering (100%) di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp6.950/kg atau tidak mengalami kenaikan harga dari harga minggu lalu.

“Tepung sagu basah sebesar Rp3.067,-/kg di Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti atau tidak mengalami penurunan atau kenaikan harga di minggu,” jelasnya.

Sumber : Mcr
Editor : Red

2 thoughts on “Harga Pinang Kering di Riau Mengalami Kenaikan, Ini Penjelasan Kadis Perkebunan Riau”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *