Bentuk Karakter Hemat dan Disiplin, Mahasiswa KKN Universitas Serasan Gelar Edukasi Menabung Sejak Dini di SDN 12 Lawang Kidul

Meni
Bentuk Karakter Hemat dan Disiplin, Mahasiswa KKN Universitas Serasan Gelar Edukasi Menabung Sejak Dini di SDN 12 Lawang Kidul
Mahasiswi KKN Universitas Serasan, Tysa Achirunisa, menuliskan materi edukasi "Menabung Sejak Dini" pada papan tulis saat memberikan pemahaman finansial dasar kepada siswa di SDN 12 Lawang Kidul, Muara Enim, Rabu (19/8). (Foto : Dok. Radi)
A-AA+A++

MUARA ENIM, LINTASPENA.COM – Guna membentuk karakter generasi muda yang cerdas secara finansial, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan IV Kelompok II Desa Tegal Rejo dari Universitas Serasan melaksanakan program edukasi khusus bertajuk “Menabung Sejak Dini”. Kegiatan ini diselenggarakan secara tatap muka dan interaktif di SDN 12 Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, pada Rabu (19/8/2026).

Latar belakang pelaksanaan program ini didasari oleh fenomena sosial di mana anak-anak usia sekolah cenderung konsumtif dan belum memahami nilai penting dari pengelolaan uang. Sebagian besar anak masih menghabiskan uang saku harian mereka untuk memenuhi keinginan sesaat, tanpa berpikir panjang untuk menyisihkannya sebagai dana simpanan masa depan.

Edukasi finansial ini disampaikan langsung oleh Tysa Achirunisa Sri Suryaning Hanif, mahasiswi Program Studi Manajemen Universitas Serasan (NIM: 2361201034). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara sederhana mengenai definisi menabung, manfaat jangka panjang bagi anak, serta cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten.

“Kebiasaan menabung bukan sekadar menahan diri untuk tidak jajan, melainkan investasi mendasar untuk membentuk sikap disiplin, mandiri, hemat, dan bertanggung jawab sejak usia dini. Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menabung tidak perlu menunggu uang terkumpul dalam jumlah besar. Langkah kecil yang dilakukan secara rutin setiap hari akan memberikan dampak yang sangat besar bagi pembentukan karakter mereka,” ujar Tysa di sela-sela kegiatan.

Agar materi finansial yang terkesan berat dapat diterima dengan mudah oleh siswa sekolah dasar, kelompok KKN Universitas Serasan mengemas acara melalui pendekatan belajar sambil bermain (joyful learning). Kegiatan dibagi menjadi tiga tahapan utama:

1. Pemaparan materi dasar manajemen keuangan anak menggunakan alat peraga yang menarik perhatian siswa.
2. Setiap siswa diberikan celengan polos untuk diwarnai sesuai dengan kreativitas masing-masing. Aktivitas ini dirancang agar para siswa merasa memiliki ikatan emosional dengan celengan tersebut, sehingga memicu semangat untuk segera mengisinya dengan uang saku mereka.
3. Evaluasi interaktif untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan, sekaligus menjaga atmosfer belajar tetap menyenangkan dan penuh semangat.

Pelaksanaan kegiatan ini terbukti memberikan dampak instan yang positif bagi para siswa SDN 12 Lawang Kidul. Melalui suasana kelas yang hidup, para siswa tampak sangat antusias dan mulai menunjukkan pemahaman baru bahwa menyisihkan uang saku adalah tindakan yang membanggakan.

Pihak mahasiswa KKN menekankan bahwa keberhasilan jangka panjang dari edukasi ini sangat bergantung pada sinergi lingkungan sekitar anak. Oleh karena itu, diperlukan dukungan moral dan pengawasan yang berkelanjutan dari pihak sekolah melalui para guru, serta orang tua di rumah agar kebiasaan positif yang telah diperkenalkan ini tidak berhenti seiring selesainya masa KKN.

Di penghujung acara, perwakilan mahasiswa KKN Universitas Serasan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kepala Sekolah SDN 12 Lawang Kidul beserta seluruh jajaran dewan guru dan staf yang telah memfasilitasi, memberikan izin, serta mendukung penuh kelancaran jalannya program ini. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), rekan-rekan satu tim KKN, dan seluruh siswa yang mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh dedikasi dari awal hingga akhir.

Melalui rilis ini, diharapkan program kerja KKN Universitas Serasan dapat menjadi inspirasi bagi gerakan literasi keuangan anak yang lebih luas di wilayah Kabupaten Muara Enim. (Radi)

Pos Terkait

Read Also

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *