Agung Nugroho Berhasil Pangkas Birokrasi, Pajak Pekanbaru Melesat Drastis ke Angka Rp1,2 Triliun

Meni
Agung Nugroho Berhasil Pangkas Birokrasi, Pajak Pekanbaru Melesat Drastis ke Angka Rp1,2 Triliun
Sebuat ruangan pelayanan publik di Pekanabru, (24/4) Di bawah kepemimpinannya, PAD Pekanbaru sukses mencatatkan lonjakan signifikan mencapai Rp1,2 triliun per April 2026 berkat kemudahan sistem perpajakan dan perizinan. (Foto: Dok. Arianto)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho, Kota Pekanbaru berhasil menorehkan catatan sejarah baru dalam sektor pendapatan daerah. Di tengah tantangan fiskal yang ada, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bertuah justru meroket tajam berkat berbagai inovasi strategis dan kemudahan layanan yang diterapkan secara konsisten.

Pencapaian ini tidak main-main. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi lonjakan yang sangat signifikan. PAD Pekanbaru yang sebelumnya berada di kisaran Rp800-an miliar, kini melesat hingga menyentuh angka Rp1,2 triliun.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan ini terletak pada pergeseran paradigma pelayanan publik yang lebih berpihak kepada masyarakat.

“Prinsip dasarnya adalah memberikan kemudahan bagi wajib pajak agar proses administrasi tidak lagi dianggap beban yang rumit. Dengan mempermudah akses, masyarakat secara otomatis menjadi lebih kooperatif dalam menunaikan kewajibannya,” ujar Agung, Jumat (24/4/2026).

Salah satu terobosan yang paling dirasakan dampaknya adalah kebijakan pemberian diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah ini terbukti efektif memicu antusiasme warga untuk membayar pajak lebih awal, yang kemudian menjadi motor utama pendongkrak realisasi penerimaan sektor properti secara drastis.

Tak hanya itu, reformasi birokrasi di sektor perizinan juga dilakukan secara total. Agung menginstruksikan DPMPTSP untuk memangkas jalur birokrasi, terutama terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Proses yang cepat, transparan, dan tanpa hambatan membuat iklim investasi di Pekanbaru semakin bergairah’

Sektor-sektor potensial lainnya seperti pajak reklame, hotel, restoran, hingga kontribusi pajak opsen juga terus menunjukkan tren kenaikan yang stabil. Sinergi antara kemudahan izin dan pengawasan yang ketat membuat sektor ini menjadi lumbung PAD yang kuat bagi kota.

Namun, Agung menegaskan bahwa kenaikan angka ini bukanlah tujuan akhir. Ia berkomitmen penuh bahwa setiap rupiah yang disetorkan masyarakat akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan yang nyata.

“Hasil pajak ini kami kembalikan untuk masyarakat melalui perbaikan ruas jalan yang rusak, peningkatan fasilitas umum, serta pengelolaan kebersihan kota yang lebih maksimal,” tegas Agung.

Dengan kemandirian finansial yang semakin kuat, Pekanbaru kini bertransformasi menjadi kota yang lebih maju. Agung berharap dukungan masyarakat terus mengalir, mengingat pajak adalah modal utama membangun infrastruktur demi kenyamanan seluruh warga Pekanbaru.(ar)

Pos Terkait

Read Also

Wali Kota Agung Nugroho Pastikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Kurang Mampu di Tahun Ajaran 2026/2027

PEKANBARU, LintasPena.com – Kabar gembira bagi warga Kota Pekanbaru...

Pemko Pekanbaru Upayakan Peningkatan PAD, Berikut Penjelasannya

Lintaspena.com, Pekanbaru – Pemerintah kota Pekanbaru (Pemko) berupaya...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *