PEKANBARU, LintasPena.com – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Rabu siang (1/4/26). Peninjauan ini difokuskan pada progres pengerjaan di ruas Palas dan Muara Fajar guna memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai jadwal.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota tampak didampingi oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran tim lengkap ini dimaksudkan untuk melakukan koordinasi cepat di lapangan apabila ditemukan hambatan dalam proses pembangunan.
“Siang ini saya bersama jajaran OPD terkait meninjau langsung progres pembangunan jalan tol di ruas Palas dan Muara Fajar,” ujar Agung Nugroho di sela-sela kegiatannya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan OPD secara langsung sangat krusial agar sinkronisasi antara Pemerintah Kota dan pengembang dapat berjalan tanpa birokrasi yang berbelit.
“Saya turun langsung agar setiap kendala teknis yang ditemukan di lapangan bisa langsung kita diskusikan solusinya bersama pengembang. Kehadiran jalan tol ini adalah proyek strategis yang sangat kita tunggu,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pekanbaru menaruh harapan besar pada selesainya ruas tol ini. Selain memperpendek waktu tempuh antarwilayah, keberadaan jalan bebas hambatan ini diyakini akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Dampaknya akan sangat besar untuk mempermudah mobilitas warga dan membuka peluang ekonomi baru di wilayah sekitar,” jelas Agung kepada media lintaspena.ccom.
Di akhir kunjungannya, Agung Nugroho memberikan semangat kepada para pekerja konstruksi yang tetap bekerja meski di bawah cuaca yang sangat panas. Ia juga meminta restu dari seluruh warga Pekanbaru agar pengerjaan infrastruktur ini tidak menemui kendala berarti.
“Mohon doa dan dukungannya agar pengerjaan ini berjalan lancar. Tetap semangat untuk kawan-kawan yang sedang bekerja di tengah terik matahari demi kemajuan kota kita,” pungkasnya.
Progres pembangunan di ruas Palas dan Muara Fajar sendiri saat ini terus dikebut oleh pihak pengembang untuk memenuhi target penyelesaian yang telah ditetapkan pemerintah pusat.










Tidak ada Respon