Lintaspena.com, Lamsel – Pemerintah Desa (Pemdes) Sidoasih, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, diera kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Sidoasih Muhamad Ibrahim menggantikan Kades Lama Sahuri yang telah habis masa jabatannya telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang pertama sejak dirinya dilantik pada 20 September 2023 yang lalu.
Kegiatan yang berlangsung di aula desa yang berlokasi di lapangan sepakbola desa setempat, Kamis pagi (9/11/2023) adalah desa ke-12 di wilayah Kecamatan Ketapang yang telah melaksanakan Musrenbangdes dalam rangka membahas dan penyusunan RKP-DESA tahun anggaran 2024 dan Daftar Usulan (DU-RKP) tahun anggaran 2025.
Dari pantauan dilapangan, nampak hadir Kecamatan Ketapang Rendy Eko Supriyanto, S.STP, Sekretaris Kecamatan Ketapang Elhayati, S.E, Kepala Desa Sidoasih Muhamad Ibrahim, PD/PLD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, KUPTD se-Kecamatan Ketapang, Ketua BPD Ahmad Jaelani beserta anggota.
Hadir juga Sekdes Sidoasih Khoirul Ansori, seluruh perangkat desa, Ketua TP-PKK, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tokoh Masyarakat, Ketua RT/RW, LPM, serta pemuka agama masyarakat setempat.
Adapun Penyusunan RKP-DESA yang disusun dalam RAPBDes tahun 2024 telah melalui tahap demi tahap sesuai ketentuan berlaku, antara lain, Musyawarah Dusun (Musdus) Musyawarah Desa (Musdes).
Muhamad Ibrahim Kades Sidoasih dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para seluruh tamu undangan Musrenbangdes yang hadir. Karena acara Musrenbangdes akhir tahun ini adalah acara pertama kalinya di era kepemimpinannya sejak dirinya resmi dilantik. Serta pertama kali juga mengunakan Aula Desa Sidoasih setelah selesai dibangun, ” kata Kades M. Ibrahim yang akrab disapa Baim.
Lanjut, kata Kades Ibrahim mengatakan untuk RKP-DESA tahun 2024 dirinya mohon support dan dukungan seluruh elemen masyarakat, demi kemajuan Desa Sidoasih yang lebih baik dan sejahtera.
Kemudian, Kades M. Ibrahim melaporkan realisasi APBDes Desa Sidoasih tahun anggaran 2023
1. DD anggaran pendapatan Rp.973.289.000,00,- telah terealisasi sebesar Rp.771.173.000,00,- sisa sebesar Rp.2202.116.000,00,- persentase 80,00 persen.
2. ADD anggaran pendapatan Rp.325.768.609,00,- telah terealisasi sebesar Rp.202.884.304,00,- sisa Rp.122.884.300,00,- persentase 85,00.
3. PBH anggaran pendapatan Rp.51.768.200,00,- telah terealisasi 43.768.200,00,- sisa Rp.8.000.000,00,- persentase 85,00.
Jumlah Total pendapatan anggaran Rp.1.416.664.355,00,- telah terealisasi sebesar Rp.1.114.437.069,00,- dan sisa Rp.302.226.486,00,- persentase 78,72.
Diakhir pelaporannya Kades M. Ibrahim berpantun
Pagi-pagi makan ikan sepat.
Siang-siang makan ikan gabus.
Mudah-mudahan pembangunan kita makin cepat.
Biar desa kuta makin bagus
Ikan lohan ikan gabus
Dibelah dulu baru direbus.
Biar pembangunan kita berjalan mulus.
Pinjam dulu seratus, ” tutupnya.
Sementara Pendamping Desa Bidang Teknik Infrastruktur Dede Darmadi menyampaikan arahan dalam forum musyawarah tersebut terkait penggunaan anggaran dana desa untuk tahun 2024 rujukannya Permendesa PDTT Nomor 7 tahun 2023 tentang prioritas penggunaan dana desa.
“Bisa di cek di google Permendesa PDTT salah satunya pengembangan potensi ekonomi lokal terdiri atas: a) pendirian, pengembangan dan peningkatan kapasitas pengelolaan badan usaha milik Desa/badan usaha milik Desa bersama; b) pengembangan usaha ekonomi produktif yang diutamakan dikelola oleh badan usaha milik Desa/badan usaha milik Desa bersama; dan c) pengembangan Desa wisata, ” terangnya.
Sambung, kata Dede bahwa penggunaan dana desa tidak diperbolehkan untuk membangun balai desa. Untuk itu, hidupkan BUMDes/BUMDesma agar bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) serta bisa membangun balai desa dan menambah insentif para kader, terutama kader PKK.
“Selain itu juga, di 2024 BLT-DD masih dianggarkan. Kemudian jika ada kebijakan pemerintah desa yang kurang pas menurut masyarakat, maka janganlah berkoar-koar di media sosial (medsos) tetapi klarifikasi atau tanyakan ke kepala desa dengan prosedur yang ditentukan, ” sambungnya.
Masih dikatakan Dede penganggaran dibidang bencana alam dan keadaan darurat serta bidang ketahanan pangan. Untuk itu, agar Kades tidak tertimpa persoalan untuk bidang ketahanan pangan, terutama sub bidang hewani, maka di buatkan Perdes. Dengan sistem kesepakatan, apakah hibah atau bagi hasil. Jika hewan ternak yang disalurkan mengalami mati, maka dibuat berita acara yang ditandatangani oleh Kades, BPD, LPM dan Pembudidaya, ” tutupnya.
Inilah RKP-DESA Desa tahun anggaran 2024 yang menjadi skala prioritas Bidang Pembangunan Desa Sidoasih adalah dibidang pembangunan yang dipaparkan oleh Sekretaris Desa Sidoasih Khoirul Ansori sebagai berikut :
1. Pembangunan drainase batu belah di Dusun 01 dengan volume : ± 170 meter, perkiraan anggaran Rp.106.550.000 sumber DD prioritas I.
2. Pembangunan drainase batu belah di Dusun 02 dengan volume : ± 150 meter, perkiraan anggaran Rp.95.750.500,- sumber DD prioritas I.
3. Pembangunan drainase batu belah di Dusun 03 dengan volume : ± 200 meter, perkiraan anggaran Rp.129.960.500,-
____________________________________Jumlah total anggaran Rp.332.260.000,00,-
Pembangunan Infrastruktur;
1. Rabat beton di Dusun 01 dengan volume : 550 meter yang bersumber dari DD dengan perkiraan anggaran Rp.250.550.000,- kategori prioritas II
2. Pembangunan Jalan Lingkungan dan Pengembangan Pos Siskamling yang berlokasi di Dusun 02 dengan volume : 150 meter yang bersumber dari DD, dengan perkiraan anggaran Rp.95.750.500,- kategori prioritas II
3. Pembangunan talud TPU dan drainase lingkungan yang berlokasi di Dusun 03 dengan volume : 200 meter yang bersumber dari DD dengan perkiraan anggaran Rp.129.960.500,- kategori prioritas II.
____________________________________Jumlah total anggaran Rp.476.261.000,-
Dan Daftar Usulan Rencana tahun 2025 E-planning yang bersumber APBD
Bidang Pembangunan
1. Pembangunan Drainase persawahan di Dusun 01 dengan volume : ± 500 M, kategori prioritas I
2. Pembangunan Jembatan penghubung antar desa yang berlokasi di Dusun 02 satu unit, perkiraan anggaran Rp.50.000.000,- kategori prioritas II.
3. Pembangunan drainase persawahan di Dusun 03 dengan volume : panjang ± 1000 meter, perkiraan anggaran Rp.750.000.000,- kategori prioritas III.
II. Daftar Usulan Bidang Ekonomi
1. Bantuan Sumur Bor sebanyak 10 titik, dengan perkiraan anggaran Rp.70.000.000,- kategori prioritas I.
2. Bantuan Kincir Petani Tambak sebanyak 10 unit, dengan perkiraan anggaran Rp.50.000.000,- kategori prioritas I.
3. Bantuan Bibit Udang Vannamei sebanyak 200.000 ekor, dengan perkiraan anggaran Rp.20.000.000,- kategori prioritas I.
III. Daftar Usulan Bidang Sosial
1. Bedah Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 10 unit, dengan perkiraan anggaran Rp.250.000.000, kategori usulan prioritas I.
“Usulan RKP-DESA yang kami paparkan sifatnya masih sementara. Karena nunggu pagu anggaran dana desa turun dari Kemenkeu, Kemendes PDTT dan Perbup Lampung Selatan. Dan rencana pembangunan di Desa Sidoasih menggunakan metode pemerataan, ” pungkasnya.
Diakhir penghujung acara, sesi diskusi pembahasan Rancangan RKP-DESA Sidoasih tahun anggaran 2024 berjalan lancar dan sukses dan sepakat dengan skala prioritas yang bersumber dari dana desa (DD) APBD kabupaten/provinsi antara peserta Musrenbangdes dengan UPTD se-Kecamatan Ketapang. Dan selesai tepat pukul 12.17 WIB. (Mu’min/Alfian)
Gelar Musrenbangdes Pertama Diera Kepemimpinannya, Kades Sidoasih M. Ibrahim Minta Support Demi Kemajuan Desa








Tidak ada Respon