Lintaspena.com, Lamsel – Bertempat di aula kantor desa setempat, Rabu pagi (8/22/2023) Pemerintah Desa (Pemdes) Berundung, Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka membahas dan penyusunan RKP-DESA Tahun Anggaran 2024 dan Daftar Usulan RK Desa tahun 2025 yang disusun dalam Rancangan APBDES.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai syarat untuk tahapan berikutnya yakni Musrenbang kecamatan dan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Serta menetapkan delegasi kecamatan untuk mengawal usulan. Turut hadir dalam musyawarah tersebut, Camat Ketapang Rendy Eko Supriyanto, S. STP beserta jajaran staf Kecamatan Ketapang, Kepala Desa Berundung, Hi. Sultan.
Nampak hadir juga Sekdes Berundung Edi Winaryo, seluruh perangkat desa, Ketua BPD Turino beserta anggota, Babinkamtibmas, Babinsa, KUPTD se-Kecamatan Ketapang, Ketua TP-PKK, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tokoh Masyarakat, Ketua RT/RW dan PD/PLD, LPM, serta pemuka agama masyarakat setempat.
Adapun Penyusunan RKP-DESA yang disusun dalam RAPBDes tahun 2024 telah melalui tahap demi tahap sesuai ketentuan berlaku, antara lain, Musyawarah Dusun (Musdus) Musyawarah Desa (Musdes) lalu Pencermatan Ulang RPJM Desa dan Penyelarasan dengan Rencana Pembangunan Daerah/Kabupaten.
Hi. Sultan Kades Berundung dalam sambutannya menyampaikan kepada masyarakat yang di undang dalam Musrenbangdes, agar mengetahui dan memahami realisasi APBDes tahun anggaran 2023 maupun usulan yang sebelumnya di ajukan masuk dalam skala prioritas di tahun 2024 mendatang.
“Dalam mengelola anggaran baik yang bersumber dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa, BPH dan Retribusi Daerah maupun Bantuan dari provinsi perlu transparansi, maka kegiatan Musrenbang desa ini untuk membahas rancangan dan menyepakati RKP-DESA Tahun Anggaran yang disusun dalam rancangan RAPBDes tahun anggaran 2024 dan Daftar Usulan RK Desa tahun 2025, ” Ucapnya.
Sambung, kata Kades Hi. Sultan memaparkan realisasi APBDES Tahun Anggaran 2023. Dan dirinya mengatakan ada beberapa kegiatan di tahap III Dana Desa yang belum direalisasikan, yakni cor beton di Jalan Makam Paret 11 dan gorong-gorong depan balai desa serta rehab balai desa. Insyaallah akhir tahun ini segera terealisasi, ” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Ketapang Rendy Eko Supriyanto, S.STP menyampaikan beberapa poin penting agar Pemerintah Desa Berundung beserta masyarakat acuan dari besarnya pendapatan yang di transfer oleh Pemerintah melalui dana desa adalah luas wilayah dan jumlah penduduk, lalu Indeks Desa Membangun (IDM) dan inovasi desa.
“Desa yang memiliki inovasi, akan mendapatkan tambahan 25 persen untuk dana desanya. Contohnya di Kecamatan Ketapang adalah Desa Legundi yang berinovasi dengan destinasi wisata Pantai Agro mendapatkan dana tambahan sebesar Rp.133 juta, ” ungkapnya.
Dirinya menekankan untuk tahun depan, BUMDesa harus dihidupkan. Dan menggali potensi desa untuk mendapatkan PADesa. Dan menerangkan bahwa pada aspirasi yang telah diusulkan jangan sampai bilang harus terlaksana.
“Dalam musyawarah boleh mengusulkan, tetapi jangan bilang kudu (harus) atau pokoknya wajib terlaksana. Itu namanya intervensi atau menekan. Maka dalam musyawarah kita ambil jalan tengah yang menjadi skala prioritas. Baik itu usulan yang bersumber dari DD maupun APBD, ” terangnya.
Adapun RKP-DESA Berundung tahun anggaran 2024 yang menjadi skala prioritas Bidang Pembangunan Desa adalah
1. Pembangunan drainase yang berlokasi di Dusun 1 dengan volume ± 200 meter dari MbahTijah- Sungkowo. Lalu drainase ± 200 meter Bapak Gino-Rasikin (DD)
2. Pembangunan drainase di Dusun 2 ± 300 meter dari Bapak Rahmad-Jembatan Parit 7. Lalu drainase ± 250 meter dari Bapak Hasbi- Paret 8 (DD)
3. Pembangunan talud di Dusun 3 lokasi di belakang Pak Kohar-Bapak Purna Irawan ± 200 meter. Dan rehab bali dusun.
4. Usulan Dusun 1,2 dan 3 tenda masing-masing tiap dusun 2 plong.
Dan Daftar Usulan Rencana tahun 2024 E-planning yang bersumber APBD
Bidang Pembangunan
1. Drainase ± 300 M (rumah bapak Wartono – Jembatan RT 03.
2. Rabat beton 1000 x 3 x 0,15 M (Masjid Paret 8 – Pertigaan mushola paret 8.
3. Drainase mbah Waris – Bapak Dulah ± 150 M RT 12.
4. Cor beton perempatan paret 10 – cor tambak ± 250 meter dusun 3.
5. Drainase gorong-gorong depan Bapak Suhayah – kali tambak belakang rumah ± 50 meter.
6. Talud perbatasan Desa Berundung – Sidoasih ± 70 meter Dusun 3.
II. Bidang Sosial Pemerintah
1. Keranda mayat, tenda pemandian mayat dusun 03.
2. Pos ronda 7 titik yang berlokasi di Dusun 1,2 dan 3.
III. Bidang Ekonomi
1. Kincir Tambak 100 unit
2. Molen 1 unit.
Sementara Pendamping Desa (PD) Kecamatan Ketapang Ahmad Effendi menjelaskan bahwa 7 prioritas penggunaan anggaran dana desa tahun 2024 sebagai berikut :
1. Bantuan Langsung Tunai dan Padat Karya Tunai
2. Penanggulangan TBC
3. Ketahanan Pangan
4. Pencegahan Narkoba
5. Percepatan Penurunan Stunting
6. Dana Operasional Pemerintahan Desa
7. Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional
“Untuk rancangan prioritas penggunaan anggaran dana desa tidak jauh berbeda dari kebijakan yang telah dilaksanakan sebelumnya, masih seputar kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Serta instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim masih menjadi dasar penyusunan RKP-DESA T.A 2024. Dimana fokus prioritas penggunaannya masih sekitar BLT-DD,” terangnya.
Diakhir penghujung acara, sesi diskusi pembahasan Rancangan RKP-DESA Berundung tahun anggaran 2024 berjalan lancar dan sukses dan sepakat dengan skala prioritas yang bersumber dari dana desa (DD) APBD kabupaten/provinsi antara peserta Musrenbangdes dengan UPTD se-Kecamatan Ketapang. Dan selesai tepat pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. (Mu’min/Alfian)
Usulan Drainase Dari Dusun I-III Jadi Skala Prioritas di RKPDes 2024, Pemdes Berundung Sukses Gelar Musrenbangdes








Tidak ada Respon