Wartawan Konfirmasi Terkait Pekerjaan Jalan Harapan Utama Pj. Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Bungkam

admin
A-AA+A++

Pekanbaru, Lintaspena.com – Terkait Pekerjaan pengaspalan Jalan Harapan Utama kelurahan Delima Kecamatan Bina Widya kota pekanbaru dengan nilai anggaran Rp. 1.552.351.367.00 tahun 2022 sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru yang di menangkan oleh perusahaan CV. Jeris Putra Riau.

Terkait kegiatan tersebut diatas media ini telah melakukan investigasi di lokas kegiatani pada hari selasa, 27/12/22 untuk memastikan pelaksanaan dilapangan. Dengan hasil investigasi bahwa di duga belum selesai dikerjakan seperti pada bahu jalan.

Bahwa Pekerjaan Pengaspalan Jl. Harapan Utama, Kel. Delima, Kec. Bina Widya, Kota Pekanbaru. investigasi dan pantauan dilapangan bahwa volume panjang aspal 530 Meter Lebar 4 Meter, kemudian papan informasi kegiatan tersebut belum dipasangkan.

Dalam investigasi kami di lapangan penghamparan agregat B belum dilakukan diduga dalam perencanaan kegiatan tersebut ada Agregat Bess B.

Kemudian pelaksanaan penghamparan agregat Bess A diduga tidak sesuai volume ketebelan yang telah dicantumkan dari Ruang Anggaran Biaya (RAB).

Kegiatan pekerjaan penghamparan bahu jalan diduga belum dilaksanakan dan sangat memprihatinkan, karena pekerjaan jalan tersebut tentunya telah di rencanakan dengan matang dan baik akan tetapi pihak rekannya meningkatkan begitu saja dengan kondisi seperti foto.

Pertanyaan kami anggaran Kegiatan pekerjaan bahu tersebut dikemanakan?

Setelah dilakukan investigasi dilapangan media ini mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kota pekanbaru Indra Pomi. _red, yang saat ini menjabat sebagai Pejabat (Pj) Sekertaris Daerah Kota (Sekdako) pekanbaru, 28/12/22.

Indra Pomi _red menjadi Pj. Sekdako Pekanbaru dalam kepemimpinan Pj walikota pekanbaru Muflihun, SSTP., MAP.

Indra Pomi _red bungkam tidak merespon konfirmasi awak media, dan sangat di sayangkan pejabat publik seperti demikian belum layak dijadikan panutan masyarakat.

Salah satu aktifis di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yang meminta namanya tidak disebutkan pada pemberitaan kali ini. Menyampaikan “Dia aja (Indra Pomi, red), beliau masih tersandung kerap disebut-sebut, terkait Proyek jembatan di kampar dan banyak juga pekerjaan yang belum tuntas diselasaikan bahkan terbengkalai di Dinas PUPR di kota ini. Salah satunya yang viral disorot dan viral diberitakan media, terkait penggunaan dana APBD Tahun Anggaran 2019-2020, tentang belanja bahan / bibit tanaman yang hampir mencapai Rp 10 miliar dengan rincian 3 x pengadaan bibit bahan tanaman. Eh malah diangkat sebagai Plt Sekdako.” Ucap sumber Dengan kecewa.

(TIM)

Pos Terkait

Read Also

Sinergitas Program, Diskominfo Kampar Lakukan Kunjungan ke Diskominfo Provinsi Riau

LintasPena.com, Pekanbaru – Dalam upaya menjawab tantangan dan...

Partai Gerindra Dukung Pasangan Muflihun-Ade Hartati di Pilwako Pekanbaru 2024

Penyerahan SK ini Ketua DPC Gerindra Pekanbaru, Andry...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *