BATAM, LintasPena.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meraih penghargaan prestisius sebagai Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang BAZNAS Grand Awards 2026. Penghargaan tingkat nasional ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas dukungan penuh dan komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat gerakan zakat sebagai salah satu instrumen utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Amsakar menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah kerja keras bersama dan menjadi dorongan kuat untuk semakin mempererat sinergi antara Pemko Batam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat vital demi mengoptimalkan seluruh potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS dan seluruh lapisan masyarakat dalam mengoptimalkan tata kelola potensi zakat, infak, dan sedekah,” ujar Amsakar usai menerima penghargaan tersebut. Sabtu, (24/10/2026) malam.
Ia berharap melalui pengelolaan ZIS yang semakin modern dan optimal, daya jangkau bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan (mustahik) bisa semakin luas. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif jangka pendek, melainkan didorong mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi umat serta membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Amsakar menilai capaian di ajang BAZNAS Grand Awards 2026 ini harus dijadikan momentum emas untuk memperkokoh ekosistem zakat yang akuntabel dan transparan. Melalui integrasi program yang matang antara pemerintah, lembaga amil, dan muzaki (pemberi zakat), zakat diharapkan dapat terus memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi produktif di Kota Batam.
Optimalisasi gerakan zakat di Batam selama ini didukung penuh oleh regulasi daerah dan kebijakan berbasis aparatur, salah satunya lewat efektivitas pemotongan zakat penghasilan bagi ASN Muslim di lingkungan Pemko Batam yang disalurkan melalui BAZNAS. Langkah ini terbukti mampu mengumpulkan dana umat secara signifikan dan teratur untuk kemudian didistribusikan dalam berbagai klaster program, mulai dari Batam Cerdas untuk pendidikan hingga Batam Makmur untuk modal usaha mikro.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Pemko Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan digitalisasi sistem pelaporan dan penyaluran zakat agar lebih transparan. Penguatan ekosistem ini diharapkan dapat menarik kepercayaan publik yang lebih luas, sehingga potensi zakat di Kota Batam yang berstatus sebagai kota industri dan perdagangan dapat terealisasi secara maksimal demi mewujudkan pemerataan ekonomi yang inklusif. (Adv/Dams)









Tidak ada Respon