SEMARANG, LINTASPENA.COM – Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) menganugerahi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas capaian level tiga untuk Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dua penghargaan tersebut dapat menjadi instrumen mencegah korupsi dan sebagai penilaian terhadap kinerja serta manfaat atau audit value.
“Jadi dua penghargaan yang menurut saya penting bahwa reformasi birokrasi berjalan karena akan sampai lima maka kami sekarang dorong,” kata Ganjar seusai menerima dua penghargaan tersebut di Puri Gedeh Semarang, Selasa (14/6).
Baca Juga: Walkot Bobby Nasution Lantik 1.051 PPPK Guru: Beri Sumbangsih Terbaik untuk Pendidikan
Ganjar menyebut penghargaan tersebut merupakan wujud perubahan menjadi lebih baik, meskipun level SPIP dan manajemen risiko indeks belum mencapai level lima.
“Alhamdulillah, Pemprov Jateng dan beberapa kabupaten/kota bisa mencapai level tiga. Ini grade-nya sampai lima,” ucapnya. Ganjar menyatakan capaian tersebut berada di atas rata-rata.
“Saya tanya yang sudah sampai lima sudah ada belum? Belum ada. Kalau yang level empat ternyata baru Kementerian Keuangan. Level tiga itu sudah rata-rata atas,” ujarnya.
Baca Juga: Ngaku Anggota BIN Pangkat Kolonel, Pria Ini Ditangkap Polres Langkat
Ganjar menargetkan untuk dapat naik ke level empat hingga lima dengan melakukan pengawasan yang begitu ketat.
“Pasti kami akan sudah berkeringat betul-betul, kami serius betul-betul,” tutur Ganjar.
Sementara Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Tri Handoyo menyampaikan alasan dua penghargaan tersebut diberikan.
Baca Juga: Lantik Kenaikan Pangkat dan Penyematan PIN Pegawai Bedelau, ini Pesan Kalapas
Pertama, kata dia, sistem pengendalian intern pemerintah memberikan jaminan kepada pemerintah provinsi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
“Teman-teman bisa mencapai tujuannya secara efektif dan efisien, taat kepada ketentuan-ketentuan, accept-nya juga aman,” katanya.
Lalu, manajemen risiko indeks membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan pengelolaan risiko dengan baik.
Source: jpnn









Tidak ada Respon