MyPertamina Error di Hari Pertama Pendaftaran

admin
A-AA+A++

Jakarta, Lintaspena.comPT Pertamina (Persero) mulai membuka pendaftaran untuk masyarakat yang ingin membeli BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar dengan mendaftar di MyPertamina melalui situs subsiditepat.mypertamina.id. Namun, di hari pertama ini, aplikasi digital MyPertamina langsung mendapat cap kurang baik dari warganet.

Itu terlihat dari komentar sejumlah netizen melalui laman Twitter. Tidak sedikit yang mengeluh, MyPertamina tidak bisa digunakan atau eror di hari pertamanya.

“Barusan daftar mypertamina pas masukin kode verifikasi selalu eror udah 10x heeyy begitu. Gua mau isi bensin niih pagi ini,” tulis akun @match**********, Jumat (1/7).

Baca Juga: Perkantoran Tenayan Raya Tak jadi Prioritas Muflihun di APBD Perubahan

Keluhan lainnya diutarakan akun @dian**** yang mengatakan, “@MyPertaminaID min, mau daftar di aplikasi mypertamina kok eror ya, tidak bisa mengirim kode otp.”

Menjawab berbagai cuitan tersebut, Pertamina melalui akun Twitter resmi MyPertamina pun mengonfirmasi, aplikasi tersebut memang sedang ada perbaikan.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, saat ini aplikasi MyPertamina sedang ada peningkatan sistem, sehingga sobat tidak menerima sms OTP, silakan sobat tunggu maksimal 1x24jam. Terima kasih tetap setia menggunakan aplikasi MyPertamina,” tulis akun Twitter resmi @MypertaminaID.

Baca Juga: Eks Bupati Inhu Dikabarkan Dipanggil Kejagung Terkait Korupsi di Duta Palma Group

Tak hanya di Twitter, kekecewaan warganet juga dilampiaskan dengan memberikan rating buruk pada aplikasi MyPertamina. Platform tersebut mendapat skor penilaian 1,1 pada Google Play Store.

Demi Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran

Sebelumnya, Berkomitmen menjalankan amanah penugasan pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading terus berupaya dalam memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran dan tepat kuota.

Kenyataan di lapangan saat ini menunjukkan bahwa penyaluran BBM subsidi seperti Pertalite maupun Solar masih memiliki berbagai tantangan.

Tantangan itu di antaranya adalah penyaluran yang tidak tepat sasaran, di mana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi dan ini turut mempengaruhikuota yang harus dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan.

Baca Juga: Hari Bhayangkara 2022, Kapolri: Ikhlas Mengabdi Sehingga Polri Dicintai Masyarakat

“Sebanyak 60 persen masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan terkaya ini mengkonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi. Sedangkan 40 persen masyarakat rentan dan miskin hanya mengkonsumsi 20 persen dari total subsidi energi tersebut. Jadi diperlukan suatu mekanisme baru, bagaimana subsidi energi ini benar-benar diterima dan dinikmati yang berhak,” jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting.

Subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting, mengingat pemerintah sendiri telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi di tahun 2022.

Dalam memastikan subsidi energi ini pun, Pertamina Patra Niaga juga harus mematuhi regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Baca Juga: Polres Rohil Gelar Press Release Atas Pengukapan Terhadap Pelaku Pengganjalan ATM dan Curanmor

“Seluruh regulasi mengenai segmentasi pengguna, kuota, dan regulasi terkait penyaluran lain sudah tertuang dalam regulasi tersebut. Namun, di lapangan masih tidak tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga selaku yang ditugaskan juga berinisiatif, memastikan penyaluran di lapangan ini bisa berjalan lebih tepat sasaran dengan uji coba awal pencocokan data berbasis sistem atau digital menggunakan MyPertamina,” lanjut Irto.

 


Source : Merdeka           Editor : Virgo           Tag : MyPertamina


Pos Terkait

Read Also

Aplikasi MyPertamina Dinilai Sulitkan Masyarakat yang Ingin Beli BBM, Legislator: Tujuannya Belum Jelas

Kebijakan terbaru terkait pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM)...

Pembelian Gas LPG 3 Kg Akan Lewat MyPertamina, Setelah BBM Bersubsidi Pertalite dan Solar

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga memperketat...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *