Lintaspena.com, Lamsel – Calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN) Nomor Urut 7 Widodo menggelar kampanye atau bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Masyarakat Desa Bangun Rejo, untuk menyampaikan visi-misinya, guna meraih kemenangan pada Pileg 2024 mendatang, Rabu sore (27/12/2024).
Kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di dua titik. Titik pertama dipusatkan dikediamannya Mbah Narsem di Dusun Bangun Dana RT 13 RW 05 dan titik kedua di Dusun Tambak Rejo Desa Bangun Rejo. dihadiri pihak Panwaslu/PKD Kecamatan Ketapang, personil Polsek Penengahan, Kasi Trantib Kecamatan Ketapang dan masyarakat setempat.
Dalam jumpa tatap muka tersebut, Caleg PAN Nomor Urut 7 Widodo yang terkenal dengan slogan di alat peraga kampanye (APK) ‘Sedulur Tani Optimis PAN 12 Menang’ menyampaikan saat ini para petani jagung sedang dilanda hama ulat. Sehingga para petani meradang dan dibutuhkan wakil rakyat yang faham tentang pertanian dan memiliki lahan di sekitar Desa Bangun Rejo.
Dan orang tersebut adalah Widodo Caleg PAN Nomor Urut 7 siap memperjuangkan aspirasi masyarakat sedulur tani. Dan siap membantu kebutuhan masyarakat di Desa Bangun Rejo, khususnya Dusun Bangun Dana dan Tambak Rejo.
“Saya mohon doa restu dan dukungannya kepada saudara-saudaraku semuanya. Doa dan dukungannya dikonkretkan dengan cara memilih pada tanggal 14 Februari 2024 nanti. Caranya buka lembaran surat suara warna hijau, lalu lihat pada lembaran nomor 12 Partai PAN. Dan coblos nomor urut 7 atas nama Widodo. Sekali lagi yang dicoblos nomor urutnya atau namanya. Jangan partainya,” terangnya.
Lanjut, kata Caleg Widodo mengatakan untuk provinsi coblos H.M. Hazizi, S.E nomor urut 1. Kemudian untuk DPR RI coblos Putri Zulkifli Hasan nomor urut 1. Dan untuk Pilpresnya supaya memilih paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Bismillahirrahmanirrahim dengan bantuan para sedulur tani, Insyaallah jika saya terpilih nanti ‘siap membangun wilayah dusun-dusun.’ Karena saya sudah berbuat jauh sebelum pendaftaran caleg. Misalnya membantu membangun masjid di Dusun Bangun Dana serta membantu kesulitan warga,” ungkapnya.
Dirinya berpesan untuk tetap menjaga persatuan antar tetangga atau warga. Sebab menurutnya beda pilihan boleh tetapi tetap akur. Dan mulai saat ini warga harus faham dan mengetahui aturan dari KPU tidak boleh memberikan sesuatu yang bernilai Rp. 100 ribu. Apalagi untuk membeli suara, itu pelanggaran dan peserta bisa di coret.
“Insyaallah Widodo terpilih menjadi pemimpin untuk Kabupaten Lampung Selatan sebagai wakil rakyat yang amanah, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta siap memperjuangkan para kaum petani. Dan akan membantu setelah pemilu dilaksanakan. Maka dengan semangat perjuangan bersama menangkan Widodo, ” imbuhnya.
Masih dikatakan Caleg Widodo program kedepannya untuk mensejahterakan para petani atau masyarakat dirinya juga akan roadshow setiap hari Jum’at bersama secara bergiliran di seluruh pemilih Widodo dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.
“Untuk menyerap aspirasi masyarakat, tak mesti harus reses. Anggota DPRD undangan pun, masyarakat mengadukan persoalannya pun itu bentuk menyerap aspirasi masyarakat. Dan jika saya terpilih nanti, Insyaallah saya menjadi imam. Karena saya juga sudah terbiasa menjadi imam pada salat tarawih, Idul fitri/adha dan khutbah Jum’at,” paparnya.
Diakhir penyampaiannya terhadap masyarakat, dirinya setelah Pemilu selesai akan membantu paving block untuk halaman masjid di Dusun Bangun Dana serta permintaan para ibu-ibu dari setiap dusun atau RT.
“Widodo akan tetap membantu masyarakat Desa Bangun Rejo. Karena di sini adalah keluarga besar kita semua. Meskipun saya berasal dari Dusun Gunung Botol, tetapi aktivitas saya sering di Desa Bangun Rejo. Karena saya memiliki lahan di sini dan digarap oleh warga Bangun Dana. Jadi saya bukan orang lain atau asing lagi,” Ucapnya. (Idham/Yan)
Kampanye di Desa Bangun Rejo, Caleg Widodo: Kita Buktikan Petani Bisa Jadi DPRD Yang Didukung Oleh Sedulur Tani








Tidak ada Respon